Apple Bukan Lagi Perusahaan TI Paling Bernilai

Kompas.com - 28/06/2013, 09:36 WIB
Logo Google GoogleLogo Google
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Saham Google berangsur naik. Minggu lalu, The Wall Street Journal melaporkan bahwa perusahaan ini minggu lalu telah berhasil "mengalahkan" Apple sebagai perusahaan teknologi paling bernilai di dunia, bukan dalam hal nilai total kapitalisasi pasar, melainkan nilai perusahaan dikurangi jumlah uang tunai (cash) yang dimiliki kedua raksasa bisnis teknologi informasi (TI) itu.

Nilai kapitalisasi pasar Apple berada pada kisaran 378 miliar dollar AS, lebih besar dari Google yang dipatok di angka sekitar 286 miliar dollar AS.

Akan tetapi, ketika nilai kapitalisasi pasar dua perusahaan tersebut dikurangi dengan jumlah kas bersih masing-masing (145 miliar dollar AS untuk Apple dan 45 miliar dollar AS untuk Google), terlihat bahwa Google memiliki nilai perusahaan yang lebih besar dari Apple, yaitu 241 miliar dollar AS berbanding 233 miliar dollar AS.

Angka tersebut mencerminkan nilai dasar dari kegiatan bisnis kedua perusahaan. Rolfe Winkler dari The Wall Street Journal mengibaratkan ini dengan pembelian rumah seharga, katakanlah, Rp 500 juta. Ketika si pembeli menemukan uang Rp 200 juta tersembunyi di dalam, rumah itu bisa dianggap bernilai Rp 300 juta.

Apple baru-baru ini juga menyerahkan titel "perusahaan terbesar di dunia" kepada Exxon Mobil. Tetapi, naiknya nilai Google sebagai perusahaan sekaligus menunjukkan keberhasilan rival besar Apple itu di bidang teknologi.

The Wall Street Journal Grafik nilai perusahaan Apple dan Google

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X