Facebook "Asingkan" Akun Berisi Kekerasan dan Seksual

Kompas.com - 01/07/2013, 14:50 WIB
Facebook KAREN BLEIER / AFPFacebook
Penulis Deliusno
|
EditorAditya Panji
JAKARTA, KOMPAS.com — Jejaring sosial internet Facebook tidak akan lagi menampilkan iklan pada Pages atau Groups yang mengandung konten kekerasan dan seksual mulai 1 Juli 2013.

Hal ini dilakukan setelah Facebook menerima laporan atas banyaknya akun yang mengandung kekerasan terhadap perempuan.

Facebook akan mengimplementasikan sistem penilaian untuk memisahkan Pages atau Groups yang menampilkan iklan pantas dan tidak pantas. Pada akhir pekan ini, semua iklan akan dihilangkan pada Pages atau Groups yang dinilai menampilkan iklan tidak pantas.

Facebook, yang telah memiliki 1,1 miliar pengguna, menginginkan jejaring sosialnya tetap menjadi tempat aman, dengan pebisnis bisa berinteraksi dan berbagi dengan pelanggan atau penggunanya.

"Facebook berkomitmen untuk melindungi kebebasan berbagi konten, tetapi tetap melindungi masyarakat dan merek dari konten yang tidak pantas," tulis Facebook dalam siaran pers yang diterima KompasTekno.

Iklan selama ini menyumbang 85 persen dari total pendapatan Facebook. Perusahaan mengatakan, kebijakan ini tak akan berdampak pada bisnisnya.

Selain fokus pada konten yang mengandung kekerasan dan seksualitas, Facebook juga fokus memantau dan menghapus komentar atau publikasi yang mengandung kebencian terkait isu jender.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X