Meski Bongsor, Xperia Z Ultra Ramah Kantong

Kompas.com - 02/07/2013, 13:16 WIB
Sony Xperia Z Ultra oik yusuf/ kompas.comSony Xperia Z Ultra
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu kekhawatiran yang muncul terkait ukuran layar Xperia Z Ultra dari Sony adalah bagaimana perangkat ini bisa digunakan dan disimpan layaknya smartphone. Dengan bentang 6,5 inci, Xperia Z Ultra memang tergolong jumbo, jauh lebih besar dibanding Xperia Z atau Samsung Galaxy S4 sekalipun, seperti bisa dilihat pada gambar di bawah.

Kendati demikian, pihak Sony berargumen bahwa ukuran tersebut bukan asal dibikin, melainkan buah dari hasil riset yang saksama dan karena itu dijamin tetap mudah dipakai.

Oik Yusuf/KompasTekno
Perbandingan ukuran Xperia Z Ultra (kiri) dengan Xperia Z (tengah) dan Galaxy S4.

"Secara ergonomis, Xperia Z adalah produk yang bagus," ujar Wakil Presiden Korporat Sony Mobile Communications untuk wilayah Asia Pasifik dan Oceania Matthew Lang ketika ditemui Kompas Tekno di Jakarta, Senin (1/7/2013). "Lebarnya ini sengaja dibuat agar seukuran paspor sehingga muat di kantong baju, jas, jaket, dan lain-lain karena pakaian-pakaian memang dibuat sesuai dengan ukuran paspor."

Ketika coba diselipkan ke kantong kemeja oleh Kompas Tekno, Xperia Z Ultra bisa masuk dengan mudah, tapi sisi atasnya menyembul sekitar 2 cm dari batas kantong. Di kantong celana jins, "kehadiran" perangkat ini tentu akan sangat terasa.

Lebarnya layar Xperia Z Ultra juga membuat Sony berinisiatif menambahkan opsi keyboard khusus bernama one-hand mode yang merapatkan posisi tombol-tombol virtual ke salah satu sisi layar (kanan atau kiri) sehingga lebih mudah dijangkau jari tangan yang berada di sisi tersebut.

Oik Yusuf/KompasTekno Dibandingkan Xperia Z (atas), Xperia Z Ultra lebih tipis

Ukuran layar Xperia Z Ultra juga membuatnya lebih nyaman ketika dipakai browsing atau menggambar di layar, mirip dengan seri produk Galaxy Note dari Samsung yang dibekali pelengkap stylus. Bedanya, Xperia Z Ultra diklaim bisa turut merespons input dari alat tulis sehari-hari seperti ballpoint atau pensil.

Lang mengatakan, langkah Sony menanamkan display ekstra lega pada Xperia Z Ultra dipicu oleh hasil dari penelitian internal bahwa pihaknya menemukan, 60 persen pengguna smartphone menyatakan lebih menyukai perangkat dengan layar berukuran besar. "Sebanyak 20 persen tertarik dengan layar yang sangat besar," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada yang menyebut Xperia Z Ultra sebagai perangkat "phablet" lantaran ukuran layarnya itu. Namun, Lang menegaskan bahwa produk ini tak lain dan tak bukan adalah sebuah smartphone.

Lalu, apakah Xperia Z Ultra akan diterima oleh pasar? Lang menyatakan keyakinannya. "Dulu, Xperia Z (5 inci) juga dibilang besar, tapi kini ukuran itu sudah biasa. Saya tidak tahu layar 6,5 inci ini bakal terlihat 'normal' atau tidak. Yang jelas kami telah riset sebelumnya dan saya yakin konsumen akan suka," tandasnya, sembari menjanjikan ponsel jumbo itu akan "kompetitif" dari segi harga.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.