Prosesor Super-Irit Intel Sambangi Indonesia

Kompas.com - 03/07/2013, 09:08 WIB
(kiri-kanan) Chief Representative Intel Indonesia  Santosh Viswanathan, Managing Director Intel South East Asia Uday Marty, dan Director of Product Marketing and Business Operations David McCloskey berpose dalam acara peluncuran prosesor Intel Core Generasi ke-4 di Jakarta, Selasa (2/7/2013) oik yusuf/ kompas.com(kiri-kanan) Chief Representative Intel Indonesia Santosh Viswanathan, Managing Director Intel South East Asia Uday Marty, dan Director of Product Marketing and Business Operations David McCloskey berpose dalam acara peluncuran prosesor Intel Core Generasi ke-4 di Jakarta, Selasa (2/7/2013)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Prosesor Intel Core generasi ke-4 telah resmi meluncur di Indonesia. Prosesor yang sebelumnya dikenal dengan kode nama "Haswell" ini adalah hasil pengembangan terbaru yang menitikberatkan pada peningkatan efisiensi daya dan kinerja grafis pada komputer.

Berkat konsumsi listrik yang jauh menurun dibandingkan prosesor sebelumnya, Intel Core Generasi ke-4 diklaim mampu memberikan daya tahan baterai yang panjang pada komputer notebook.

"Contohnya saja Apple MacBook Air dengan Intel Core Generasi ke-4 yang mampu bertahan hingga 12 jam, jauh lebih lama dibanding model tahun lalu yang hanya berkisar 6-7 jam," ujar Managing Director Intel South East Asia Uday Marty dalam acara peluncuran di Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Marty menambahkan bahwa daya tahan baterai yang sama bisa diperoleh dari komputer-komputer lain yang diproduksi oleh para rekanan Intel, termasuk Ultrabook "2-in-1" yang menggabungkan konsep laptop dan tablet dalam satu kemasan.

Di samping daya tahan baterai, Intel Core Generasi ke-4 juga mengusung peningkatan-peningkatan lain berupa performa pengolah grafis (GPU) "Iris" yang lebih kencang hingga dua kali lipat dibandingkan GPU pada prosesor sebelumnya.

Kinerja pengolahan grafis tersebut, menurut Marty, memungkinkan pengguna laptop berbasis prosesor Intel Core Generasi ke-4 bermain game di komputernya sambil tetap menikmati daya tahan baterai yang mumpuni.

Alternatif tablet

Komputer 2-in-1 yang ditenagai prosesor Core Generasi ke-4 menjadi andalan Intel dalam memenuhi kebutuhan pengguna yang disebut Uday sedang mengalami perubahan perilaku menjadi cenderung memakai perangkat mobile.

"Ada dua model penggunaan yang terjadi, yaitu konsumsi konten dan produktivitas. Kini batasannya telah makin tipis dan menciptakan peluang untuk kami yang coba ditangkap lewat perangkat 2-in-1," ujar Marty.

Model-model laptop dengan touchscreen yang mengusung prosesor Intel Core Generasi ke-4 pun diharapkan bisa menjadi alternatif tablet dalam hal produktivitas dengan menawarkan daya tahan baterai yang serupa, yakni mencapai belasan jam.

Chief Representative Intel Indonesia Santosh Viswanathan mengatakan bahwa perangkat-perangkat laptop berbasis Intel Core Generasi ke-4 akan berangsur memasuki pasaran tanah air dalam beberapa bulan ke depan. "Nanti, pada kuartal terakhir tahun ini, semua produk sudah berbasis prosesor tersebut."

Untuk mengomunikasikan berbagai kelebihan yang dimiliki produk berbasis prosesor Intel Core Generasi ke-4, Santosh menjelaskan bahwa pihaknya telah mendirikan stan "Intel Experience Zone" di 17 mall dan pusat IT di seluruh Indonesia. "Dengan mendatangi stan ini, calon pengguna bisa merasakan sendiri seperti apa keunggulan-keunggunalannya," tandas Santosh.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X