50 Juta Ponsel "Black Market" Beredar di Indonesia

Kompas.com - 05/07/2013, 10:01 WIB
KOMPAS.com — Benar-benar luar biasa perdagangan ponsel black market (BM) di Indonesia. Kabarnya, peredaran ponsel tersebut juga didukung oleh International Mobile Equipment Identity (IMEI) "bodong" alias palsu hingga 50 juta perangkat.

Gatot S Dewa Broto, Kepala Pusat Komunikasi dan Humas Kominfo, mengatakan, berdasarkan laporan dari operator telekomunikasi, ada sekitar 10 persen hingga 15 persen perangkat telekomunikasi dengan IMEI yang unlegitimated atau bodong.

"Jumlah total perangkat telekomunikasi yang beredar baik di tangan pengguna maupun masih di pergudangan dan atau pertokoan adalah sekitar 500 juta," kata Gatot kepada Tribunnews di Jakarta, Rabu (3/7/2013).

Adapun jumlah perangkat telekomunikasi yang nomornya aktif digunakan adalah sekitar 250 juta perangkat komunikasi berupa ponsel, smartphone, dan komputer tablet.

Rencana melakukan pemblokiran terhadap barang BM atau ponsel dengan IMEI bodong karena didasari oleh dampak negatif yang diakibatkan jika peredaran perangkat ilegal masih tetap marak, maka tentu saja berdampak negatif bagi perekonomian. (Tribunnews)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X