Kompas.com - 15/07/2013, 09:46 WIB
BlackBerry PlayBook BlackBerryBlackBerry PlayBook
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Pada awal Juli 2013 lalu, Thorsten Heins membuat sebuah pernyataan yang pastinya membuat para pengguna tablet PlayBook kecewa berat. Ia mengungkapkan bahwa perangkat ini tak bakal mendapat update sistem operasi BlackBerry (BB) 10.

Pada saat itu, Heins tak memberi penjelasan lebih lanjut tentang keputusan tersebut. Akan tetapi, baru-baru ini, pria kelahiran Jerman tersebut sudah membeberkan sebuah alasan.

Menurut Heins, salah satu penyebab batalnya update ini lebih disebabkan oleh hal teknis, yaitu PlayBook tidak memiliki kapasitas RAM yang cukup untuk sistem operasi tersebut. Seharusnya, PlayBook dilengkapi RAM 2 GB, bukan 1 GB seperti yang dimiliki perangkat tersebut saat ini.

"Saya tidak bisa menarik kembali perangkat tersebut dan menyematkan RAM 2 GB di dalamnya. Saya tidak bisa menukar bagian tersebut, tidak ada cara untuk melakukan hal ini," kata Heins, seperti dikutip dari Phone Arena, Senin (15/7/2013).

Heins juga berkata bahwa ia sebenarnya bisa "memaksa" untuk merilis versi BB 10 untuk perangkat tablet. Namun, Heins merasa hal ini tidak akan berjalan baik, terutama dari segi kualitas pengalaman menggunakan perangkat ini.

"Keputusan tersebut sangat sulit untuk dibuat. Saya bisa saja melakukannya (merilis BB10 untuk tablet), tetapi Anda akan menaruh begitu banyak komentar di situs web, 'Mengapa Thorsten mengizinkan produk yang begitu buruk diluncurkan?'. Ini merupakan keputusan terberat dalam hidup saya karena saya tahu akan melanggar komitmen, tetapi saya juga membuat komitmen untuk masalah kualitas sebelum itu," ujar Heins.

"Seberat apapun, saya tetap ada di keputusan ini. Saya meminta maaf kepada pengguna tidak bisa menyelesaikannya," katanya.

Kabar baiknya, BlackBerry sedang memikirkan sebuah solusi, semacam loyalty reward, kepada para pengguna PlayBook, untuk menebus pelanggaran komitmen ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.