Kompas.com - 18/07/2013, 14:57 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Melalui Twitter, Google mengumumkan dibukanya Google Maps versi desktop yang baru untuk semua orang. Kini, pengguna bisa dengan bebas menjajal layanan peta tersebut tanpa membutuhkan undangan (invitation).

Seperti dikutip dari PC World, Google Maps yang baru ini menggunakan peta berbasis grafis vektor dan gambar berkualitas tinggi serta mengusung antarmuka baru. Tetapi, penekanan utamanya terletak pada personalisasi.

Ketika pengguna meminta petunjuk arah ke tujuan, misalnya, Google Maps kini hanya menyoroti jalan-jalan dan patokan-patokan (landmark) yang perlu diketahui pengguna saja sehingga mempermudah proses navigasi.

Google
Google Maps baru

Petunjuk jalan untuk jalur pengemudi kendaraan dan transportasi umum ditampilkan secara berdampingan sehingga pengguna bisa memilih moda perjalanan mana yang lebih cepat mengantar sampai tujuan.

Hasil pencarian kini juga dilabeli langsung di peta. Google Maps versi baru ini pun mampu mempelajari perilaku dan memberi saran lokasi-lokasi menarik yang ada di sekitar tempat pengguna berada.

Fitur lama hilang

Meski dijejali berbagai macam fitur anyar, beberapa pengguna menemukan bahwa Google Maps baru ternyata justru menghilangkan sejumlah fitur yang ada pada versi lama.

"(Google Maps baru) menghilangkan sekitar 50 persen fitur lama seperti multi-point routing," keluh seorang pengguna menanggapi pengumuman Google di Twitter.

Google Maps versi lawas memang menyediakan opsi untuk menetapkan beberapa tujuan sekaligus dalam petunjuk jalan untuk pengguna yang butuh menyambangi sejumlah tempat dalam perjalanan.

Hal lainnya yang juga hilang adalah opsi "terrain view". Sementara, sejumlah pengguna dibuat bingung dengan tidak adanya tombil "My location" yang dulu mudah ditemukan.

Untungnya, Google masih berbaik hati menyediakan opsi untuk kembali ke Google Maps versi lama untuk pengguna yang kurang sreg dengan pembaruan-pembaruan yang diterapkan pada layanan ini.

Pilihan tersebut tersedia melalui tombol "settings" di pojok kanan atas layar, dalam bentuk option bernama "Classic Maps". Bisa pula diakses dengan mengklik "Help and Feedback" dan memilih opsi "Return to classic Google Maps". Jika diinginkan, pengguna bisa beralih secara permanen ke tempilan lama.

Jadi, tak ada salahnya mencoba Google Maps versi baru. Siapa tahu cocok dengan selera. Kunjungi tautan berikut ini untuk menjajalnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PC World


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Goblin Mode' Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

"Goblin Mode" Jadi Kata Pilihan Oxford 2022, Apa Artinya?

Internet
VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

VIDEO: Hands-on Galaxy A04e dan A04, Duo HP Samsung Harga Sejutaan

Gadget
Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Fitur Komunikasi Satelit iPhone 14 Selamatkan Nyawa Orang Tersesat di Lokasi Terpencil

Software
Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google Suntik Dana Rp 18,7 Miliar ke CekFakta untuk Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

e-Business
35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

35 Persen Smartphone di Dunia Rentan Diretas, Begini Upaya Produsen Lindungi Privasi dan Data Pengguna

BrandzView
Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Cara Pasang Set Top Box di TV Tabung untuk Nonton Siaran TV Digital

Hardware
Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

Luhut: Ekonomi Digital Indonesia Meningkat, tapi Internetnya Masih Lambat

e-Business
Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Fitur Avatar WhatsApp Resmi Hadir di Indonesia

Software
Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Apakah Menggunakan Set Top Box TV Digital Perlu Antena?

Hardware
Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Trik Melihat Status WA Tanpa Diketahui Pembuatnya, Tak Perlu Aplikasi Tambahan

Software
5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Link CCTV buat Pantau Kondisi Gunung Semeru Terkini yang Mengalami Erupsi

Internet
2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas 'Stalking'

2 Wanita Tuntut Apple, Tuduh AirTag Bantu Aktivitas "Stalking"

e-Business
Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

Pasukan Siber Ukraina Klaim Lumpuhkan Bank Terbesar Kedua Rusia

e-Business
Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Tampilan WhatsApp Grup Versi Desktop Berubah, Ada Foto yang Muncul

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.