Operator Seluler Rusia Berhenti Jual iPhone

Kompas.com - 18/07/2013, 15:42 WIB
Pengunjung melintas di depan gambar produk baru Apple Inc yaitu iPhone 4S pada penjualan perdana oleh Telkomsel di Jakarta, Jumat (27/1/2012). Telepon pintar tersebut dijual pada kisaran Rp 7-10 juta, tergantung kapasitas dan operatornya. KOMPAS/PRIYOMBODO PRIYOMBODOPengunjung melintas di depan gambar produk baru Apple Inc yaitu iPhone 4S pada penjualan perdana oleh Telkomsel di Jakarta, Jumat (27/1/2012). Telepon pintar tersebut dijual pada kisaran Rp 7-10 juta, tergantung kapasitas dan operatornya. KOMPAS/PRIYOMBODO
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Vimpelcom, salah satu operator seluler terbesar di Rusia, dikabarkan tidak akan lagi menjual ponsel pintar Apple iPhone, Rabu (17/7/2013). Sebelumnya, dua operator seluler di negara tersebut juga sudah berhenti menjual iPhone.

Financial Times melaporkan, Vimpelcom mengakhiri kerja sama penjualan iPhone mulai Juli 2013. Penyebabnya, Apple tidak mau mempermudah syarat kontrak, sementara Vimpelcom tidak dapat memenuhi syarat yang ditetapkan Apple.

Apple memasang syarat ketat bagi operator seluler yang ingin menjadi mitranya. Apple meminta operator memasarkan produknya dan memberi subsidi harga. Namun, tidak ada subsidi perangkat telekomunikasi di Rusia sehingga membuat harga iPhone jadi mahal.

Dua operator seluler lain di Rusia, MTS dan Megafon, sudah cukup lama tidak menjalin kerja sama dengan Apple.

Seorang wakil MTS mengatakan kepada Reuters bahwa kerja sama perusahaan untuk menjual iPhone sudah berakhir pada September 2012 sehingga MTS tidak menjual ponsel terbaru iPhone 5. Meski demikian, MTS masih menjual iPhone generasi lama selagi persediaan masih ada.

Meski tidak menjual iPhone, MTS saat ini masih menjual komputer tablet iPad karena mereka melihat potensi besar produk tersebut di Rusia.

Sementara itu, Juru Bicara Megafon mengatakan bahwa mereka tidak menjual iPhone sejak 2009 silam.

Meski operator seluler tidak mendukung penjualan iPhone, produk ini masih dijual di toko ritel. Di Rusia, Apple tidak memiliki pangsa pasar yang besar, hanya 4,5 persen dari pasar ponsel pintar setempat.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X