Kompas.com - 26/07/2013, 10:49 WIB
BlackBerry Aditya Panji/KompasTeknoBlackBerry
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - BlackBerry melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 250 karyawan di kantor pusatnya, Waterloo, Ontario, Kanada, Kamis (25/7/2013). Langkah ini dilakukan demi menghemat biaya pengeluaran perusahaan.

"Ini merupakan bagian dari tahap berikutnya dan rencana perubahan kami untuk meningkatkan efisiensi dan skala perusahaan kami," kata juru bicara BlackBerry, seperti dikutip dari Reuters.

Karyawan yang di-PHK kali ini termasuk dalam tim pengujian produk baru, tim riset dan pengembangan, serta tim yang mendukung manufaktur.

Pertanda bahwa BlackBerry akan melakukan PHK di tahun 2013 sudah terlihat sejak awal Juli lalu, setelah perusahaan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan. Pada 2012, BlackBerry telah melakukan PHK terhadap ribuan karyawan secara global.

Pada kuartal dua tahun 2013, produsen ponsel BlackBerry ini kembali mengalami kerugian sebesar 84 juta dollar AS atau sekitar Rp830 miliar.

Saat ini, perusahaan sedang mencoba bangkit melalui produk Z10, Q10, dan Q5, yang semuanya bersistem operasi BlackBerry 10. Ketiganya diharapkan mampu bersaing dengan ponsel Android dan Apple iPhone.

Di Indonesia, BlackBerry mendirikan kantor di Jakarta sejak 2010 dan sekarang dipimpin oleh Maspiyono Handoyo sebagai direktur pelaksana. Beberapa posisi penting baru saja diisi di BlackBerry Indonesia, antara lain oleh Andi Utomo sebagai direktur distribusi dan Kusuma Lienandjaja sebagai direktur hubungan pemerintah.

BlackBerry juga menempatkan kantor tim toko aplikasi BlackBerry World di Denpasar, Bali. Tim ini bertugas melakukan verifikasi setiap aplikasi yang hendak dijual di BlackBerry World.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Gonjang-Ganjing BlackBerry

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.