"Hacker" Tewas Sebelum Demo Peretasan Alat Pacu Jantung

Kompas.com - 29/07/2013, 11:50 WIB
Bernaby Jack Bernaby Jack
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Seorang peretas (hacker) ternama, Barnaby Jack, mendadak meninggal dunia di San Francisco, Amerika Serikat.

Pakar keamanan komputer yang terkenal karena menemukan celah keamanan di mesin anjungan tunai mandiri (ATM), ditemukan meninggal di kediamannya di San Francisco, Kamis (25/7/2013) lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, Barnaby sejatinya akan menyampaikan sebuah presentasi mengenai kerentanan keamanan perangkat medis dalam konferensi keamanan Black Hat di Las Vegas, AS.

Di konferensi ini, Barnaby berencana mendemonstrasikan betapa berbahayanya perangkat medis yang dipasang di jantung manusia karena dapat dengan mudah diretas secara nirkabel. Disebutkannya, ia dapat dapat membunuh seseorang yang memakai alat pacu jantung dari jarak 9,1 meter.

Saudara perempuannya, Amberleigh Jack, yang tinggal di New Zealand kepada Reuters mengatakan bahwa Jack meninggal pada usia 35 tahun.

Barnaby merupakan peretas paling terkenal di planet ini setelah mendemonstrasikan bagaimana sebuah ATM dapat diminta memuntahkan seluruh uang sesuka hati. Teknik itu terkenal dengan sebutan "Jackpotting".

Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi penyebab kematian sang peretas legendaris ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X