Kompas.com - 02/08/2013, 15:22 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Perangkat iPhone dan iPad ternyata tidak selamanya aman. Apple mengaku baru saja menutup celah berbahaya dalam iOS versi 7, di mana sebelumnya celah tersebut dapat dipakai untuk meretas iPhone atau iPad saat terhubung dengan alat pengisi baterai (charger) jahat alias palsu dan telah dimodifikasi.

Di versi beta iOS 7 yang telah dirilis untuk pengembang aplikasi, Apple telah menyelesaikan masalah keamanan agar data di perangkat iPhone atau iPad tidak bisa dimata-matai atau dicuri penjahat siber.

Jika sistem iOS terbaru curiga terhadap suatu sumber daya listrik, ia akan mengeluarkan notifikasi untuk memastikan bahwa sumber listrik itu dapat dipercaya.

Keberadaan celah berbahaya pada iOS ini ditemukan oleh tiga ilmuwan komputer, yakni Billy Lau (peneliti di Georgian Institute of Technology), serta dua mahasiswa pascasarjana Yeongjin Jang dan Chengyu Song. Mereka mempresentasikan temuannya dalam konferensi Black Hat di Las Vegas, AS, beberapa waktu lalu.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para peneliti atas masukan berharga mereka." kata juru bicara Apple, Tom Neumayr, seperti dikutip dari Reuters.

Saat mendemonstrasikan aksi peretasan iOS, ketiga ilmuwan itu menggunakan komputer Linux. iPhone yang bakal diretas terhubung dengan alat pengisi baterai palsu yang telah dimodifikasi. Nah, alat pengisi baterai palsu ini seakan menyamar sebagai sebuah komputer.

iPhone itu dapat diinfeksi oleh serangkaian program jahat yang dapat mencuri password perbankan sampai nomor kartu kredit pengguna. Tak berhenti sampai di situ, program jahat itu dapat mengakses e-mail, SMS, kontak, sampai melacak lokasi ponsel.

"Program ini bisa menjadi alat mata-mata," ujar Billy Lau. Ketiga ilmuwan ini punya tujuan yang baik terhadap Apple, agar perusahaan memperbaiki celah berbahaya sebelum penjahat siber mengeksplotasinya.

Selain produk Apple, Billy Lau mengatakan, perangkat lain yang menjalankan sistem operasi Android juga dapat diretas jika terhubung dengan alat pengisi baterai yang telah dimodifikasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Foto Halaman Depan Koran Kompas Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Foto Halaman Depan Koran Kompas Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Internet
Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

e-Business
Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Internet
Selain Google, Twitter, dkk, Ini 6 Kategori Platform Digital yang Wajib Daftar ke Kominfo

Selain Google, Twitter, dkk, Ini 6 Kategori Platform Digital yang Wajib Daftar ke Kominfo

Internet
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 2 Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 2 Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA

e-Business
Pengamat: Bukan Makin Mahal, Harga GoFood-GrabFood Makin 'Normal'

Pengamat: Bukan Makin Mahal, Harga GoFood-GrabFood Makin "Normal"

e-Business
Harga iPhone di Jepang Saat Ini Termurah Sedunia

Harga iPhone di Jepang Saat Ini Termurah Sedunia

Gadget
Pemain Curang di Game Call of Duty Bakal Kehilangan Semua Senjata

Pemain Curang di Game Call of Duty Bakal Kehilangan Semua Senjata

Software
Ini Sebab Harga Makanan di 'Ojol Food' Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

Ini Sebab Harga Makanan di "Ojol Food" Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

e-Business
Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Software
Cara Beli Tiket KRL via Gojek, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu

Cara Beli Tiket KRL via Gojek, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu

Software
Line OpenChat Akan Ditutup di Indonesia Mulai 20 Juli

Line OpenChat Akan Ditutup di Indonesia Mulai 20 Juli

Software
Saat  Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

Saat Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

e-Business
Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan KPR

Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan KPR

e-Business
10 Ponsel Terlaris di Dunia April 2022, Lini iPhone 13 Mendominasi

10 Ponsel Terlaris di Dunia April 2022, Lini iPhone 13 Mendominasi

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.