Kompas.com - 13/08/2013, 08:44 WIB
Arirang, ponsel pintar pertama milik Korea Utara? The Next WebArirang, ponsel pintar pertama milik Korea Utara?
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Korea Utara tampaknya tidak main-main soal produksi gadget mobile semacam tablet dan ponsel pintar. Negeri yang sangat tertutup dari dunia luar ini dikabarkan telah memiliki sebuah pabrik, untuk membuat ponsel pintar.

Pabrik tersebut pun sudah memulai operasinya. Menurut media asal Korea Utara, North Korea Tech, saat ini pabrik yang diketahui berada di wilayah ibukota Pyongyang ini sedang memproduksi sebuah ponsel pintar yang memiliki nomor seri AS1201 dan akan dikenal dengan nama Arirang.

Sayangnya, media tersebut tidak menyebutkan spesifikasi apa yang mempersenjatai Arirang. Meskipun begitu, diketahui bahwa perangkat ini berjalan di sistem operasi Android, memiliki layar sentuh, dan kamera dengan piksel yang tinggi.

Dukungan pemerintah

Pemimpin tertinggi negara tersebut, Kim Jong-Un, tampak sangat mendukung keberadaan dan juga kegiatan produksi pabrik ini. Ia dikabarkan sudah mengunjungi pabrik tersebut dan juga mencoba langsung Arirang.

The Next Web
Kim Jong-Un mengunjungi pabrik pembuatan Arirang
"Kim Jong-Un sangat menghargai kepintaran kreativitas dan antusiasme patriotik yang dimiliki tenaga kerja dan karyawan dari pabrik dengan meletakkan pondasi kuat untuk produksi massal ponsel melalui proses produksi yang modern," tulis media tersebut, seperti dikutip dari The Next Web, Selasa (13/8/2013).

Kim Jong-Un juga memuji pengembangan aplikasi perangkat ini yang dianggapnya sangat berbau Korea, menyediakan kenyamanan sambil menjamin keamanan pengguna.

"Sangat menyenangkan untuk melihat ponsel yang secara sukses diproduksi dengan teknologi yang pintar," ujar Kim Jong-Un.

Pabrik "palsu"?

Meskipun memiliki beberapa foto yang memperlihatkan tenaga kerja sedang merakit ponsel, diduga pabrik di Pyongyang ini "palsu". Palsu di sini artinya, pabrik tersebut tidak digunakan untuk memproduksi ponsel pintar secara langsung.

Menurut hasil observasi North Korea Tech, pegawai hanya memeriksa dan mencoba perangkat yang sudah jadi. Tidak ada bukti gambar yang memperlihatkan bahwa perangkat ini sedang dirakit.

Arirang diduga diproduksi oleh negara lain di luar Korea Utara, diduga kuat China. Industri teknologi negeri tersebut memang berfokus pada pengembangan perangkat lunak.

Sebelumnya, Korea Utara diketahui sudah memiliki perangkat tablet sendiri yang dinamakan Samjiyon. Perangat ini dikatakan memiliki performa yang tidak terlalu buruk, meskipun ada beberapa fitur tablet pada umumnya yang tidak bisa digunakan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.