Kompas.com - 15/08/2013, 08:14 WIB
Aplikasi Line NHNAplikasi Line
Penulis Deliusno
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Dengan alasan ancaman terhadap keamanan nasional, polisi di negara Thailand membuat sebuah rencana yang mungkin akan membuat para pengguna aplikasi chatting mobile Line merasa terus diawasi. Apabila rencana ini sudah disetujui, maka nantinya polisi di negara Gajah Putih tersebut dapat memantau pesan-pesan yang dikirimkan melalui aplikasi ini.

Menurut Wall Street Journal, seperti dikutip dari ZDNet, Kamis (15/8/2013), divisi kejahatan teknologi Thailand (TSCD) telah meminta kerja sama dari pihak Line untuk mengirimkan rekaman percakapan pengguna Line yang berdomisili di negara tersebut.

Alasan mengapa polisi Thailand membuat rencana ini adalah aktivitas para penduduknya yang sering kali ketahuan menyebarkan ajakan kudeta militer melalui jejaring sosial.

"Ada sebuah tren baru bahwa orang-orang melakukan hal yang salah dengan ponsel pintar mereka melalui jejaring sosial," kata Pisit Pao-iin, komandan kepolisian Thailand.

"TSCD meminta Line untuk memberikan informasi apabila ada orang yang melakukan chatting atau membuat komentar yang bisa menimbulkan potensi ancaman terhadap keamanan nasional," lanjutnya.

Untungnya, aturan ini tidak akan diaplikasikan ke semua pengguna Line di Thailand. Hanya orang yang dicurigai saja yang akan dimonitor.

"Kami akan membiarkan pengguna Line yang tidak bersalah," ujar Pisit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak Line sendiri mengaku belum mendengar permintaan dari polisi Thailand terkait masalah ini. "Karena Line Corporation belum menerima permintaan resmi dari polisi Thai, saat ini kami tidak dapat memberikan jawaban terkait masalah tersebut," ujar pihak Line.

Sebelumnya, polisi Thailand telah membuka penyidikan terhadap empat orang yang diduga mem-posting rumor kudeta militer di Facebook. Dalam akun Facebook, keempat orang ini menyebarkan rencana untuk memprotes besar-besaran keputusan pemerintah saat ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ZDNet

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.