Browser Apa yang Paling Sering Bermasalah?

Kompas.com - 22/08/2013, 10:07 WIB
Ilustrasi
Kompas.comIlustrasi
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Performa peramban ( browser) buatan Microsoft, Internet Explorer (IE), semakin lama semakin membaik. Bahkan, kemampuan peramban tersebut lebih unggul dibandingkan dua produk populer lainnya.

Kesimpulan tersebut didasari dari hasil pengujian yang dilakukan oleh Sauce Labs, sebuah perusahaan penguji dan pengembang software internet. Sepanjang tahun, mereka menjalankan sekitar 55 juta tes otomatis dari situs web dan aplikasi web. Dari serangkaian uji coba tersebut, Sauce Labs berhasil menyimpulkan peramban mana yang paling sering bermasalah atau crash.

Sauce Labs
Error Rate peramban berdasarkan versi terbaru
Dari penelitian tersebut, seperti dikutip dari ZDnet, Rabu (21/8/2013), terlihat bahwa peramban terbaru milik Apple, Safari 6, merupakan produk yang paling sering crash dengan tingkat error 0,12 persen.

Opera versi 12 merupakan produk berikutnya yang paling sering crash dengan nilai 0,08 persen.

Peramban milik Microsoft pernah begitu dihindari karena memiliki performa yang kurang baik, produk ini sering crash. Namun, dengan berjalannya waktu, Microsoft berhasil menemukan formula terbaik. Performa IE10 jauh meningkat dengan menduduki posisi ketiga daftar tersebut dengan nilai 0,05 persen saja.

Sementara itu, peramban Google Chrome 27 dan Firefox 22 jauh lebih superior dibandingkan produk lain. Chrome 27 hanya mengalami tingkat crash sebanyak 0,01 persen saja dan Firefox bahkan menyentuh angka 0 atau tidak pernah crash dalam pengujian tersebut.

"Chrome 27 dan Firefox 22 secara virtual tidak memiliki angka eror," kata Lauren Nguyen, Marketing Communications Manager Sauce Labs.

IE tetap jawara "crash"

Apabila semua versi digabungkan, peramban IE menduduki posisi puncak sebagai produk yang paling banyak crash.

Secara keseluruhan, tingkat rata-rata eror IE adalah 0,25 persen. Nilai tersebut disumbangkan IE6 dengan 0,31 persen, IE7 dengan 0,29 persen, IE8 dengan 0,22 persen, IE9 dengan 0,1 persen, dan IE10 dengan 0,05 persen.

Meskipun begitu, Microsoft tetap boleh berbangga hati karena performa dari produk mereka ini semakin membaik. Lihat saja perbandingan jumlah eror antara IE6 dengan IE10 yang mencapai 0,26 persen.

"Microsoft dengan sangat baik menghancurkan sejarah tingkat eror yang tinggi melalui IE 10 dengan tingkat eror yang hanya mencapai 0,05 persen," kata Nguyen.

Sauce Labs
Error Rate per keseluruhan versi peramban
Safari ada di peringkat kedua dengan 0,15 persen, Opera dengan 0,13 persen, Chrome dengan 0,12 persen, dan Firefox dengan 0,11 persen.



Sumber ZDNet
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X