Kompas.com - 26/08/2013, 08:59 WIB
Gambar sampul muka akun @aniyudhoyono di Instagram Ani Yudhoyono/ InstagramGambar sampul muka akun @aniyudhoyono di Instagram
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Gambar sampul muka akun @aniyudhoyono di Instagram

KOMPAS.com — Ani Yudhoyono memiliki akun Instagram terverifikasi yang secara rutin memublikasikan foto-foto hasil jepretan Ibu Negara. Belakangan, sebuah foto yang diunggah dua hari lalu memicu perdebatan sengit antara sang empunya akun dan beberapa pengguna Instagram lain.

Sebagaimana dilansir oleh Tribunnews, foto tersebut menunjukkan sang cucu perempuan, Almira Tunggadewi atau yang akrab dipanggil Aira berpose di teras Istana Merdeka dengan latar belakang Monumen Nasional dan ondel-ondel saat pelaksanaan Kirab Budaya HUT Ke-68 RI.

Persoalan muncul ketika sejumlah pengguna mulai mempertanyakan keaslian foto yang bersangkutan. Subyek dalam foto (Aira), dinilai para pengguna itu terlihat seperti diambil dari foto lain dan digabungkan dengan gambar background.

Akun Bu Ani pun menanggapi dan menjelaskan sejumlah hal yang membuat foto Aira tampak seperti hasil gubahan digital, walau sebenarnya asli.

Tribunnews.com
Foto Aira yang menjadi bahan perdebatan di Instagram


"Foto ini hanya di-crop. Kalau Aira tampak besar, memang dia berdiri di teras Istana Merdeka, sementara itu saya motret juga di dekat Aira, di teras yang sama. Ini kan ketika kita menonton pawai budaya dalam rangka HUT Kemerdekaan RI," tulis akun @aniyudhoyono. Beberapa keterangan lanjutan turut disampaikan untuk memperjelas duduk perkara keaslian foto dari sudut pandang sang fotografer.

Namun, penjelasan-penjelasan itu tak lantas membuat semua yang meragukan hasil foto jadi maklum. Perdebatan antara Ibu Ani dan para pengguna Instagram lain ini pun mengemuka. Adu argumen berlangsung beberapa lama hingga @aniyudhoyono sempat memblokir akun yang mendebatnya soal keaslian foto.

Akibat flash

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kabar perdebatan foto @aniyudhoyono menyebar hingga ke ranah media sosial lain, Twitter. Fotografer senior Kompas Arbain Rambey pun angkat bicara. Menurutnya, foto Ibu Ani adalah hasil jepretan asli dan bukan gambar "tempelan".

Yang sebenarnya terjadi, lanjut Arbain, adalah disharmoni pencahayaan foreground dan background karena Aira mendapat pencahayaan dari lampu flash kamera secara langsung (direct flash), sementara latar belakang disinari oleh cahaya matahari berwarna kekuningan.

Kedua sumber cahaya ini berbeda temperatur warna sehingga membuat subyek dan background dalam foto seolah-olah tampak seperti diambil dalam dua kesempatan berbeda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.