Charger iPad Meledak, Bocah 8 Tahun "Nyaris Tewas"

Kompas.com - 29/08/2013, 10:41 WIB
Tim Gillooley (kanan) dan putrinya memperlihatkan charger iPad yang meledak Mirror.co.ukTim Gillooley (kanan) dan putrinya memperlihatkan charger iPad yang meledak
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Kasus gadget meledak kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Tim Gillooley, pria 34 tahun asal Inggris yang sedang mengunjungi ibunya di Widnes, Cheshire, bersama sang putri, Chloe, akhir minggu lalu.

Ceritanya, seperti dikutip dari Daily Mail, suatu ketika putrinya yang berumur 8 tahun meminta Tim mencabut charger iPad miliknya dari colokan listrik di tembok. Tim yang baru keluar dari kamar mandi tidak mendapat firasat apa-apa saat menggapai charger yang bersangkutan.

Dia terkejut bukan main ketika alat pengisi baterai itu malah meledak di tangan begitu dicabut dan menyetrumnya hingga terlempar.

"Ada ledakan besar dan saya terlempar melintasi ruangan… Rasanya ada aliran listrik besar yang mengalir lewat lengan saya. Ibu saya panik dan Chloe menangis," tutur Tim.

Tim juga mengalami luka di tangan. Jempol kanannya sampai gosong di bagian permukaan.

Dia bergidik membayangkan apa yang bakal terjadi kalau anaknya yang mencabut charger itu dan tersetrum. "Kalau Chloe yang kena, saya pikir dia pasti sudah terbunuh."

Tim membeli iPad yang charger-nya bermasalah itu di Apple Store di Liverpool pada November lalu sebagai hadiah ulang tahun Chloe. Beberapa lama kemudian, perangkat tersebut mulai mengalami masalah pengisian baterai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Takut ada apa-apa, tiga bulan lalu Tim mengembalikan iPad ke toko tempat dia membelinya. Tetapi, staf toko mengatakan bahwa tak ada yang salah dengan gadget itu.

Tim tetap membeli kabel charger baru untuk berjaga-jaga, tetapi ini tak banyak membantu mengatasi masalahnya, hingga kemudian terjadilah peristiwa di atas.

Pihak Apple dilaporkan sedang menyelidiki kasus yang dialami Tim dan meminta pria itu mengirim sisa-sisa charger yang meledak, tetapi kejadian ini telanjur membuat warga Inggris waswas. "Saya adalah fans produk Apple, tetapi saya tak mau membiarkan putri saya dekat-dekat dengan iPhone miliknya kalau perangkat itu tak ubahnya bom waktu," ujar Tim.

Kejadian ini mengemuka selang sebulan dari kasus yang dialami Ma Ailun, warga China mantan pramugari yang kehilangan nyawa setelah tersetrum perangkat iPhone miliknya. Kematian Ma disinyalir juga berhubungan dengan charger.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.