Kompas.com - 02/09/2013, 09:28 WIB
Prototipe toko Apple yang transparan dengan desain dinamis dan fututistik telah memperkaya khazanah arsitektur di kota-kota toko ini berada. www.designboom.comPrototipe toko Apple yang transparan dengan desain dinamis dan fututistik telah memperkaya khazanah arsitektur di kota-kota toko ini berada.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Di dunia digital, kata "startup" selama ini dikenal sebagai istilah generik yang mengacu pada perusahaan rintisan berbasis teknologi informasi. Namun, tak lama lagi, mungkin pihak-pihak yang ingin menggunakan kata itu di beberapa negara harus berpikir ulang kalau tak mau berurusan dengan Apple.

Sebab, seperti dilansir oleh The Register, produsen gadget populer ini belakangan sedang berusaha mamatenkan kata tersebut menjadi merek dagang.

Apple diketahui telah mengajukan "startup" ke kantor paten sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, China, dan Australia sejak 2011 lalu.

Upaya pertama yang dilakukan di Australia menemui jalan buntu, namun Apple tak patah arang dan kembali mengajukan paten serupa pada 27 Agustus tahun ini.

Berdasarkan dokumen pengajuan paten di Australia tersebut, paten kata "startup" Apple bakal mencakup bidang-bidang "toko retail yang memajang komputer, software komputer, aksesori komputer, telepon seluler, dan peralatan elektronik konsumen serta demonstrasi produk-produk terkait."

Apple agaknya berencana memakai brand "Startup" untuk layanan-layanan retail, boleh jadi yang ditujukan untuk pengguna awam atau yang dilakukan melalui Genius Bar, semacam "pojok layanan konsumen" di tokonya.

Di wilayah Asia Tenggara, Apple dilaporkan tengah berusaha mematenkan kata "Startup" di Malaysia dan Singapura.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengancam

Bila permohonan paten itu nantinya dikabulkan, maka Apple akan memiliki hak eksklusif untuk memakai kata tersebut di kategori-kategori layanan dan barang yang disebutkan dalam paten.

Boot camp, akselerator, dan program-program untuk perusahaan rintisan lain yang memakai kata 'Startup" pun bisa terancam diseret ke meja hijau karena melanggar paten Apple.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X