Kompas.com - 06/09/2013, 13:48 WIB
Palu pengadilan. Palu pengadilan.
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Pengadilan federal Seattle, AS, membenarkan klaim Microsoft dalam gugatan lisensi paten dengan Motorola Mobility. Unit bisnis perangkat mobile Google itu dinyatakan bersalah karena melanggar perjanjian, Rabu (4/9/2013).

Microsoft menegaskan bahwa Motorola melanggar lisensi paten video dan sistem H.264 yang termasuk dalam kategori paten penting dan selama ini digunakan pada produk Xbox dan sistem operasi Windows.

"Ini merupakan kemenangan penting bagi semua orang yang menginginkan produk terjangkau dan ingin bekerjasama dengan baik," kata David Howard, Wakil Presiden dan Penasehat Umum untuk Litigasi dan Persaingan Usaha Microsoft.

Paten tersebut terbilang penting dan telah menjadi standar industri, yang harus dilisensikan kepada perusahaan yang membutuhkan dengan cara adil, wajar, dan tidak diskriminatif. Motorola dinilai melanggar perjanjian dengan badan penetap standar untuk lisensi paten.

Seorang juru bicara Motorola mengindikasikan bakal mengajukan banding. "Kami kecewa dengan hasil ini, tapi berharap untuk mengajukan banding," tutur juru bicara Motorola, William Moss.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X