iPhone 5S Tekuk Android Quad-core

Kompas.com - 23/09/2013, 12:42 WIB
iPhone 5S AppleiPhone 5S
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - iPhone 5S yang menjadi andalan baru Apple di pasaran smartphone ternyata dipersenjatai dengan prosesor dual-core A7 1,3 GHz.

Di tengah-tengah perangkat Android sekelasnya yang rata-rata mengusung prosesor quad-core (empat inti) berfrekuensi mencapai lebih daru 2 GHz, iPhone 5S terkesan agak "tertinggal".

Tapi benarkah demikian?

Punya jumlah core prosesor hanya setengah dari para kompetitor ternyata tak  serta merta membuat iPhone 5S  loyo di dunia nyata.

Bahkan yang terjadi sebaliknya, menurut hasil pengujian AnandTech, ponsel andalan baru Apple ini lebih kencang daripada kebanyakan persaingnya yang di atas kertas terlihat unggul.

iPhone 5S terlihat memimpin sejumlah benchmark CPU yang dijalankan situs itu. Posisinya berada di atas ponsel-ponsel Android quad-core macam Samsung Galaxy S4, LG G2, dan sebuah tablet purwarupa yang berbasis Snapdragon 800 (Qualcomm MSM8974 MDP/T) yang diikutkan dalam proses uji. (lihat tabel di bawah ini)

AnandTech Salah satu benchmark CPU yang dijalankan situs teknologi AnandTech pada iPhone 5S

Chip Apple A7 di ponsel ini sanggup bersaing dengan prosesor Intel Atom Z3770 "Bay Trail" yang juga datang dalam bentuk sebuah tablet purwarupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dibandingkan Apple A6 pada iPhone 5, prosesor yang menjadi dapur pacu iPhone 5S tersebut mampu berjalan hingga 2,3 kali lebih kencang.

Kinerja pengolah grafis (GPU) PowerVR G6430 yang turut tertanam di iPhone 5S pun sama cemerlangnya dan membawa smartphone tersebut menjadi perangkat pertama yang mencetak skor di atas 30 FPS pada benchmark T-Rex HD GLBenchmark. Lagi-lagi, performa iPhone 5S 2x lebih tinggi dibanding iPhone 5. (lihat tabel di bawah ini)

AnandTech Salah satu benchmark GPU yang dijalankan situs teknologi AnandTech pada iPhone 5S

Selain keunggulan kinerja, iPhone 5 memiliki satu jurus lain yang belum dimiliki para pesaingnya saat ini, yaitu dukungan aplikasi 64-bit melalui penggunaan arsitektur ARMv8 (A64) pada prosesor A7.

iPhone 5S sendiri dibekali dengan RAM sebesar 1GB, yang berarti bahwa salah satu kelebihan prosesor 64-bit dalam mengakses memori lebih dari 4GB belum dapat dimanfaatkan.

Lalu, kenapa menyertakan arsitektur 64-bit ini sekarang? AnandTech berspekulasi, mungkin hal itu dilakukan untuk mendorong para pengembang mengembangkan aplikasi 64-bit mulai saat ini. Tahun 2015 atau 2016 nanti ketika iPhone akhirnya memiliki RAM sebesar 4GB, aplikasi 64-bit pun sudah akan banyak tersedia sehingga memperlancar transisi.

Baca juga:
Ini Dia 10 Aplikasi "Benchmark" Ponsel Android

Baca berita-berita lain seputar topik ini di:
Peluncuran iPhone 5S dan 5C



Sumber AnandTech
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.