"Xbox One dan PS4 Tak Mungkin Samai PC"

Kompas.com - 30/09/2013, 11:30 WIB
Konsol game Xbox One MicrosoftKonsol game Xbox One
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Spesifikasi konsol game next-gen, seperti PlayStation 4 dan Xbox One boleh dibilang mirip dengan PC "high-end". Kedua mesin game ini dipersenjatai RAM sebesar 8GB dan prosesor 8-core.

Tapi apakah mereka benar-benar bisa "setara" dengan PC, terutama dalam urusan kapabilitas grafis?

Menurut wakil presiden senior Nvidia Tony Tamasi, jawabannya adalah "tidak". "Tak mungkin lagi konsol bisa menyamai kemampuan grais PC," ujar Tamasi dalam wawancara dengan PC PowerPlay yang dikutip oleh BGR.

Tamasi beralasan bahwa perusahaan dua perusahaan pengembang chip grafis yang dipakai di konsol game -yaitu AMD dan Nvidia- belakangan terus berinovasi setiap tahun.

Akibatnya, chip grafis buatan kedua perusahaan itu yang dipakai di PC pun lebih cepat berkembang dan semakin bertenaga dari waktu ke waktu.

"(Pada masanya) PlayStation 2 lebih bertenaga dari PC… tapi ketika itu grafis 3D baru benar-benar masuk ke industri PC," lanjut Tamasi.

PC PowerPlay
Grafik perbandingan daya pemrosesan grafis di konsol next-gen dengan GPU PC

Menurut dia, keadaannya sudah berbeda sekarang. Bahkan sebelum PS4 dan Xbox One resmi meluncur ke pasaran sekalipun, teknologi mereka sudah tertinggal dibanding tawaran grafis Nvidia dan AMD untuk PC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan lain berhubungan dengan besarnya daya yang tersedia untuk PC dan konsol. Demi menekan konsumsi listrik dan suara kipas pendingin, konsol game hanya diberi jatah power supply 200 hingga 300 watt. "Tak mungkin Xbox 200 watt bisa menyamai PC 1.000 watt," tukas Tamasi.

Kendati demikian, Tamasi tak menampik fakta bahwa game pada konsol bisa lebih dioptimalkan berkat konfigurasi hardware dan software yang seragam.

Dalam hal ini, dia mengatakan bahwa arsitektur chip konsol next-gen yang menggunakan x86 (dengan prosesor AMD) juga akan menguntungkan pengembangan game di PC. Soalnya, arsitektur tersebut sama dengan yang dipakai di komputer desktop.

"Artinya, sebagian besar optimalisasi untuk konsol juga berlaku untuk game serupa di platform PC…Dulu, ada banyak halangan untuk melakukan porting game dari konsol ke PC. Nantinya, hal tersebut bisa dilakukan dengan jauh lebih mudah," pungkas Tamasi.



Sumber BGR
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X