Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/10/2013, 08:05 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com — Perdana Menteri Kanada Stephen Harper angkat bicara terkait rencana penjualan perusahaan BlackBerry, Sabtu (19/10/2013). Ia berpesan, BlackBerry harus waspada terhadap pengambilalihan perusahaan yang dapat mengganggu keamanan nasional Kanada.

Harper mengatakan, Pemerintah Kanada akan memeriksa perusahaan asing yang tertarik membeli BlackBerry. "BlackBerry adalah pemain yang sangat penting," kata Harper menyinggung industri teknologi dan tekelomunikasi di Kanada.

Komentar Harper terlontar sehari setelah beredar kabar bahwa perusahaan teknologi asal China dilaporkan tertarik untuk membeli BlackBerry. Seorang sumber mengatakan kepada Reuters, Lenovo dan BlackBerry telah menandatangani kesepakatan yang tidak boleh diberitahukan kepada pihak lain (non-disclosure agreement).

"Itu akan menjadi sangat penting bahwa setiap transaksi yang melibatkan BlackBerry di masa depan tidak akan mengganggu keamanan dan perekonomian di wilayah tersebut," lanjut Harper, seperti dikutip dari Bloomberg.

Keputusan BlackBerry untuk menjual seluruh perusahaan atau hanya beberapa unit bisnis, dikeluarkan pada bulan Agustus lalu.

BlackBerry menjadi incaran perusahaan teknologi dan perusahaan finansial karena portofolio patennya, serta memiliki jaringan server telekomunikasi BlackBerry Enterprise Service (BES) yang terkenal aman.

September lalu, BlackBerry telah menandatangani letter of intent (perjanjian tentatif) untuk diakuisisi oleh sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Fairfax Financial Holdings, yang tak lain adalah pemegang saham terbesar BlackBerry.

BlackBerry diberi kesempatan berpikir dan bernegosiasi dengan pihak lain hingga 4 November 2013. Jika konsorsium yang dipimpin Fairfax ini sepakat membeli BlackBerry, seluruh saham yang beredar akan dibeli kembali dan BlackBerry berubah jadi perusahaan privat.

Lima perusahaan teknologi besar juga dikabarkan tertarik membeli BlackBerry, mereka adalah Google, SAP, Cisco, Intel, dan LG. Awal Oktober lalu, mereka sedang dalam pembicaraan untuk membeli seluruh perusahaan atau hanya sebagian unit bisnis BlackBerry.

Perusahaan mana pun yang nantinya akan membeli BlackBerry harus mendapat restu dari regulator Kanada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.