Samsung Didenda karena Membayar Konsumen Palsu

Kompas.com - 25/10/2013, 14:15 WIB
Samsung dituduh mengorganisasi kampanye internet untuk mendiskreditkan saingan. BBC IndonesiaSamsung dituduh mengorganisasi kampanye internet untuk mendiskreditkan saingan.
EditorReza Wahyudi
Perusahaan elektronik Korea Selatan Samsung dikenai denda 340.000 dollar AS di Taiwan karena membayar orang-orang untuk berpura-pura menjadi konsumen dan kemudian mengkritik perusahaan saingan.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha Taiwan mengatakan, Samsung menyewa orang-orang untuk menulis komentar mereka di internet yang memuji produk Samsung dan menjelek-jelekan produk buatan perusahaan Taiwan, HTC.

Menurut komisi, sebagian orang yang berpura-pura sebagai konsumen biasa ternyata karyawan Samsung.

Dalam putusan yang dikeluarkan di situsnya pada Kamis (24/10/2013), Samsung dinyatakan merongrong reputasi perusahaan pembuat telepon Taiwan.

Selain kepada Samsung, denda juga dijatuhkan kepada dua perusahaan Taiwan yang dianggap bertanggung jawab atas kampanye lewat internet ini.

Wartawan BBC di Taiwan Cindy Sui melaporkan, Samsung menyewa perusahaan periklanan OpenTide untuk melancarkan kampanye di chatroom online setempat.

Chatroom ini biasanya dikunjungi oleh orang-orang yang ingin mengetahui pengalaman langsung konsumen mengenai produk yang mereke beli.

Termasuk Apple

Seorang juru bicara Komisi Pengawas Persaingan Usaha mengatakan kepada BBC bahwa Samsung paham betul dengan apa yang terjadi karena OpenTide memberikan laporan setiap minggu dan setiap bulan tentang komentar-komentar yang muncul.

"Selain menyerang HTC, sebagian komentar juga ditujukan kepada saingan-saingan lain, termasuk Apple dan banyak produk lainnya, tidak hanya telepon genggam," lapor Sui.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X