Survei: Tablet Samsung Lebih Memuaskan daripada iPad

Kompas.com - 02/11/2013, 08:06 WIB
Tablet Samsung Galaxy Tab 3 10 inci oik yusuf/ kompas.comTablet Samsung Galaxy Tab 3 10 inci
|
EditorPalupi Annisa Auliani
NEW YORK, KOMPAS.com — Untuk kali pertama, tablet besutan Samsung meminggirkan iPad dari Apple dalam survei dua tahunan kepuasan pelanggan yang digelar JD Power. Namun, hasil survei ini mengundang banyak pertanyaan dari pemerhati, merujuk pada data survei itu sendiri.

Dalam survei terbaru JD Power itu, tablet besutan Samsung mendapatkan skor 835 dalam skala 1.000 untuk kepuasan pelanggan. Adapun iPad mendapatkan skor 833, disusul Amazon di peringkat ketiga dengan skor 826. Produk Asus dan Acer membuntuti ketiganya.

Peringkat kepuasan tersebut disusun berdasarkan pengalaman dari 3.375 pemilik tablet pada rentang Maret dan Agustus 2013. Survei belum memasukkan penilaian kepuasan atas produk terbaru Apple, iPad Mini, dengan layar retina dan iPad Air, yang baru dilempar ke pasar pada Jumat (1/11/2013).

Namun, data yang menyusun hasil survei ini justru mengundang rentetan pertanyaan dari para pemerhati. Meski kepuasan terhadap tablet keluaran Samsung mengungguli iPad, hasil survei menyebutkan para responden menyatakan bahwa iPad masih lebih unggul dibanding produk Samsung pada empat dari lima kategori.

Responden menyatakan iPad lebih memuaskan pada kategori kinerja, kemudahan pengoperasian, desain, dan fitur. Tablet produk Samsung hanya unggul telak pada satu kategori, yakni harga.

The Verge Jajaran produk iPad dari Apple
Samsung Galaxy Tab 3 dengan ukuran layar hampir 8 inci, koneksi WiFi, dan kapasitas penyimpanan 16 Gb, misalnya, dijual seharga 299 dollar AS. Sementara itu, iPad mini dengan spesifikasi setara dijual seharga 399 dollar AS.

"Wartawan, yang mendapatkan data dengan grafik terlampir, hanya bisa garuk-garuk kepala saat membaca hasil survei itu," kata Philip Elmer DeWitt dari Fortune. "Satu-satunya kategori Samsung yang mengalahkan Apple adalah... biaya dan biaya. (Padahal) menurut siaran pers Power, komponen biaya adalah 16 persen total skor," imbuh dia.

Karenanya, survei JD Power ini mengundang pertanyaan apakah lembaga tersebut telah bertindak melampaui batas dalam memberikan penilaian yang "menguntungkan" Samsung alih-alih Apple. "Jadi, siapa pemenang yang sebenarnya?" tanya Don Reisinger dari CNET.

Permintaan komentar yang diajukan CNN atas data survei ini tak segera mendapat tanggapan dari JD Power. Sementara itu, Apple kerap menggunakan hasil survei JD Power ini sebagai klaim bukti kepopuleran produk mereka di mata konsumen.

Pada Juni 2013, misalnya, CEO Apple Tim Cook menyebut perangkat lunak iOS yang dipakai di iPhone dan iPad memenangkan sembilan penghargaan JD Power secara berturut-turut. Dia menyampaikan klaim itu di tengah acara Worldwide Developers Conference yang digelar perusahaan itu.

Meski hanya menang telak dari iPad dalam kategori harga, tablet produk Samsung menurut JD Power adalah satu-satunya produk yang mengalami peningkatan penilaian dalam semua kategori sejak April 2013.

Survei ini juga mencatat bahwa 50 persen konsumen akan mengandalkan rekomendasi teman, keluarga, atau rekan kerja, sebelum membeli tablet. Sementara itu, 49 persen konsumen memilih membeli tablet berdasarkan penelusuran mereka ke situs produsennya.

Reputasi merek, menurut survei yang sama, masih menjadi penentu bagi 42 persen responden dalam menentukan tablet pilihan. Berikutnya adalah pengalaman penggunaan pada masa lalu, menjadi dasar penentuan pilihan bagi 32 persen responden.



Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X