Kompas.com - 26/11/2013, 12:56 WIB
Tweet yang ditampilkan di fasad papan LED Mal Taman Anggrek yang diprogram oleh Toge Productions. Didit Putra Erlangga RahardjoTweet yang ditampilkan di fasad papan LED Mal Taman Anggrek yang diprogram oleh Toge Productions.
|
EditorReza Wahyudi
  JAKARTA, KOMPAS - Toge Productions, studio pengembang permainan elektronik, menjajal papan iklan elektronik sebagai medium bagi karya mereka. Mereka memanfaatkan layanan mikroblogging Twitter untuk membuat papan iklan elektronik yang interaktif dan mampu merebut perhatian.

Tidak tanggung-tanggung, papan iklan elektronik yang digarap studio ini milik Mal Taman Anggrek. Fasad yang terbuat dari papan LED sepanjang 365 meter dengan luas 8.765 meter persegi selalu menjadi perhatian karena ukurannya yang raksasa dan terlihat hingga Jalan S. Parman yang ada di depannya. Papan LED ini merebut rekor dunia Guiness sebagai papan LED terbesar di dunia.

Mereka membuat karakter monster yang seram meski desainnya menggemaskan bernama Taman Anggrek Monsters sebagai ikon. Dengan membuat tweet dan menyertakan tagar #tamonsters, maka tweet tersebut tampil dalam bentuk dialog dari salah satu monster sambil berjalan dari ujung papan LED ke ujung lain.

Kesempatan ini hanya bisa dilakukan pada pukul 18.00 hingga dua jam sebelum papan LED dipergunakan untuk menampilkan materi lainnya.

"Untuk sementara, baru menampilkan monster yang berjalan saja. Kami berencana untuk menambahkan konten lain di masa mendatang," ujar CEO Toge Productions, Kris Antoni.

Sewaktu dijajal, pesan yang diimbuhi tagar #Tamonsters akan segera muncul dalam hitungan detik begitu tweet terkirim. Meski sederhana, melihat tweet terpampang di papan LED raksasa dan berjalan-jalan menimbulkan kegembiraan tersendiri. Media ini bisa dimanfaatkan oleh muda-mudi untuk bersenang-senang, tentunya terasa lebih bila mereka datang ke mal ini.

Jumlah penggunaan tagar ini memang belum banyak dipakai, berdasarkan Topsy hanya terdeteksi 590 kali terpakai sejak awal bulan. Kris mengatakan bahwa fitur ini memang belum diluncurkan secara resmi, kemungkinan pada akhir bulan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemasaran serupa pernah dilakukan oleh Mal Taman Anggrek pada tahun 2012 meluncurkan program #AskTAMI yang memanfaatkan Twitter untuk mendapatkan 2.000 kali respon.

Didit Putra Erlangga Rahardjo Tweet ditampilkan di fasad papan LED Mal Taman Anggrek yang diprogram oleh Toge Productions.
Tantangan

Menghasilkan tampilan seperti ini secara teknis diakui Kris sangat menantang. Menurut blog resmi Toge Productions, mereka baru menyadari bahwa fasad raksasa itu bukan dikendalikan melalui satu komputer melainkan empat komputer.

Dua buah layar memiliki resolusi rendah dan dua layar lainnya memiliki resolusi tinggi. Tantangan tersebut berhasil dijawab dengan membuat permainan dari papan LED raksasa yang bisa dinikmati tidak hanya pengunjung mal tapi oleh pengguna kendaraan yang kebetulan terjebak kemacetan di depan.

Menurut Kris, mereka dari Toge Productions bermimpi untuk bisa membuat permainan lebih interaktif lagi seperti memboyong genre mayat hidup (zombie) yang sudah menjadi keahliannya. Dia membayangkan game zombie menggunakan Twitter dimana pengguna membuat tweet "zombie" maka akan muncul mayat hidup sedangkan tweet "human" akan memunculkan manusia yang akan berjalan dan melawan mayat hidup.

Toge Productions pernah mendapatkan penghargaan game terbaik 2012 versi portal game, Armor Games, melalui Infectonator 2. Game ini mengisahkan tentang infeksi mayat hidup dengan pemain bertugas untuk menyebarkan infeksi seluas mungkin di seluruh negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.