Kompas.com - 27/11/2013, 11:51 WIB
Warga AS menggelar unjuk rasa rasa anti-penyadapan di Washington DC, AS, Sabtu (26/10/2013). Sementara, di Spanyol media setempat mengklaim 60 juta komunikasi telepon, SMS dan surat elektronik warga negeri itu disadap NSA. Allison Shelley / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPWarga AS menggelar unjuk rasa rasa anti-penyadapan di Washington DC, AS, Sabtu (26/10/2013). Sementara, di Spanyol media setempat mengklaim 60 juta komunikasi telepon, SMS dan surat elektronik warga negeri itu disadap NSA.
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Bukan hanya pejabat negara yang disadap oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau National Security Agency (NSA), perusahaan internet besar seperti Google dan Yahoo juga jadi korban penyadapan.

Hal ini tentu membuat waswas pengguna Google dan Yahoo, terlebih bagi mereka yang menggunakan layanan pesan elektronik GMail dan Yahoo Mail.

NSA menyadap perusahaan internet dengan cara amat halus, tanpa membobol sistem keamanan pusat data. Diduga, program mata-mata atau penyadapan NSA menyusup lewat infrastruktur utama (backbone), termasuk kabel serat optik yang menghubungkan internet di seluruh dunia.

Sumber-sumber yang memiliki banyak pengetahuan tentang infrastruktur Google dan Yahoo mengatakan kepada The New York Times bahwa NSA menyadap perusahaan internet melalui kabel serat optik milik perusahaan telekomunikasi besar, seperti Verizon Communications, BT Group, Vodafone Group, dan Level 3 Communications.

The New York Times menyebut, Level 3 merupakan perusahaan penyedia jaringan backbone terbesar di dunia yang kabel serat optiknya digunakan oleh Google dan Yahoo.

Agar layanan perusahaan internet dapat digunakan secara masif, pusat data harus terhubung dengan kabel serat optik perusahaan telekomunikasi. Menurut sumber The New York Times, informasi yang tidak terenkripsi dan ditransmisi melalui kabel fiber optik menjadi target penyadapan NSA.

Begitu mengetahui layanannya disadap dan sebagai tanggapan atas kerentanan tersebut, Google dan Yahoo sekarang mengenkripsi data yang berjalan antara pusat data mereka dan kabel serat optik. Microsoft sedang mempertimbangkan langkah serupa.

"Semua orang begitu terfokus pada NSA yang diam-diam mendapatkan akses ke pintu depan. Selama ini ada asumsi mereka tidak akan main belakang dengan perusahaan dan melakukan penyadapan data melalui pintu belakang," kata Kevin Werbach, seorang profesor di Wharton School.

Peran perusahaan telekomunikasi

Berbasis di kota Broomfield, Colorado, AS, nama Level 3 Communications memang tidak setenar AT&T atau Verizon. Namun, dalam hal kemampuan membawa lalu lintas data, Level 3 membawa data lebih besar dari dua perusahaan telekomunikasi yang digabungkan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

Netflix PHK 150 Karyawan setelah Jumlah Pelanggan Menurun

e-Business
Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

Daftar 102 Pinjol Legal Terbaru, Update per 22 April 2022

e-Business
Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Jadwal Main Timnas PUBG Mobile Indonesia di SEA Games 2021 Hari Ini 19 Mei

Internet
Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik di Indonesia Mulai 2022?

e-Business
Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Pengertian Jaringan Komputer, Lengkap dengan Jenis dan Perbedaanya

Hardware
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.