Menjajal Panasonic Lumix GM1, Kamera "Mirrorless" Terkecil

Kompas.com - 29/11/2013, 16:25 WIB
Model memperlihatkan kamera Panasonic Lumix GM1 dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (28/11/2013) oik yusuf/ kompas.comModel memperlihatkan kamera Panasonic Lumix GM1 dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (28/11/2013)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Model memperlihatkan kamera Panasonic Lumix GM1 dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (28/11/2013)
KOMPAS.com - Soal ukuran, kamera mirrorless sudah jauh lebih kecil dibandingkan DSLR konvensional, tapi Lumix GM1 dari Panasonic menciutkan dimensi fisik dari jenis kamera "tanpa cermin" tersebut menjadi lebih mungil lagi.

Inilah kamera mirrorless terkecil yang memiliki sensor micro four-thirds di dalamnya. Dilihat sekilas, mungkin orang tak akan mengira di dalam Lumix GM1 tertanam sensor 16 megapixel yang sama dengan milik "kakaknya", Lumix GX7.  

Dengan dimensi 99 x 55 x 30 mm, Lumix GM1 bahkan lebih kecil dibandingkan beberapa model kamera saku high-end serta tak lebih lebar dari telapak tangan orang dewasa. Tingginya juga hanya sebatas diameter mounting lensa micro four thirds.

oik yusuf/ kompas.com Lumix GM1 terlihat sangat kecil di tangan, tak jauh berbeda dari kamera saku
Ukurannya yang kecil mungkin sedikit mengurangi kesan "serius' dari perangkat ini dan membuatnya terkesan seperti mainan. Namun, setelah Kompas Tekno mencobanya sendiri pada acara peluncuran di Jakarta Kamis (28/11/2013) kemarin, Lumix GM1 ternyata memiliki kemampuan tersendiri yang membuatnya tak bisa dipandang sebelah mata.

Seperti apa? Ikuti hasil penelusuran singkat berikut ini.

Pecinta fotografi

Seperti yang telah disebutkan, daya tarik utama Lumix GM1 adalah ukurannya yang terbilang kecil, bahkan untuk standar kamera mirrorless sekalipun. Mungilnya bentuk kamera ini akan terlihat jelas tatkala disandingkan dengan saudaranya, Lumix GX7 yang menyasar kalangan enthusiast.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

oik yusuf/ kompas.com
Lumix GM1 (kanan) dibandingkan dengan GX7
Kendati berukuran mini, Lumix GM1 masih dibekali dengan tombol-tombol kontrol eksternal sehingga kendali bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, tak seperti Lumix seri GF atau kamera mirrorless entry-level lain yang lebih banyak bergantung pada touchscreen.

Panel atas kamera ini memuat kenop exposure mode dial, tombol shutter release merangkap switch on/off, serta kenop seleksi AF mode yang diimbuhi tombol function (Fn) di bagian tengahnya. Fungsi tombol Fn ini bisa dikustomisasi lewat menu kamera, misalnya diatur untuk melakukan AE atau AF lock.

oik yusuf/ kompas.com
Bagian atas Lumix GM1
oik yusuf/ kompas.com
Bagian bawah Lumix GM1
Product Marketing PT Panasonic Gobel Indonesia Agung Ariefandi menjelaskan bahwa Lumix GM1 sebenarnya ditujukan untuk para pecinta fotografi yang membutuhkan kamera mungil. "Misalnya untuk street photography di mana bentuk kecil kamera ini akan membuatnya tidak mencolok," ujarnya.

Kendati demikian, tak menutup pula kemungkinan bahwa Lumix GM1 bisa digunakan oleh kalangan pengguna lain, seperti kaum hawa yang menginginkan kamera ringkas untuk ditaruh di dalam tote bag. Desainnya sendiri agak feminin, terutama varian berwarna putih.

Bila diinginkan, navigasi juga bisa dilakukan dengan melalui touchscreen 3 inci yang turut disediakan. Metode ini praktis untuk melakukan hal-hal seperti seleksi titik fokus.

Sisi belakang Lumix GM1 memuat jajaran kontrol standar, mencakup tombol D-pad empat arah yang dikelilingi roda control dial, tombol record video, playback, delete, serta display untuk memunculkan quick menu.

Mungkin untuk menjaga ukurannya agar tetap ringkas, Lumix GM1 tak memiliki port aksesori yang menghilangkan kemungkinan memakai viewfinder eksternal atau flash gun.

oik yusuf/ kompas.com
Bagian belakang Lumix GM1
Lensa khusus

Sebagai kamera micro four-thirds, Lumix GM1 sepenuhnya kompatibel dengan jajaran lensa mirrorless dari Panasonic, juga Olympus yang menggunakan standar sama.

Akan tetapi, bahkan lensa mirrrorless sekalipun dinilai masih terlalu besar untuk kamera mungil ini. Maka Panasonic pun mengembangkan lensa tersendiri yang dirancang khusus sebagai pasangan kit Lumix GM1, yaitu Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6. Bidang pandangnya setara 24-64mm pada format full-frame.

Lensa zoom ini mengambil faktor bentuk "pancake", dengan dimensi fisik yang terbilang tipis. Ini karena bagian tabung yang memanjang dimasukkan (collapsible) ke dalam housing lensa ketika kamera tak digunakan, seperti lensa-lensa yang terdapat pada kamera saku saja. Bentuknya pun bisa sedikit lebih tipis dibandingkan lensa Lumix G 20mm f/1.7 yang merupakan lensa pancake prime "sungguhan".

oik yusuf/ kompas.com
Lensa Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6 cukup ringkas ketika sedang tidak digunakan
oik yusuf/ kompas.com
Ketika akan digunakan, Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6 berekspansi layaknya lensa kamera saku
Sebelum memakai kamera, lensa ini perlu di-extend terlebih dahulu. Caranya adalah dengan memutar zoom ring pada lensa dari posisi terkunci ke setting zoom paling lebar (12mm). Aksi zooming pun bisa dilakukan dengan memutar-mutar zoom ring tersebut. Untuk mereka yang terbiasa menggunakan kamera DSLR atau mirrorless, cara ini lebih nyaman dan akurat ketimbang memakai zoom lever ala kamera saku.

Sayang, aksi "memanjangkan" lensa itu tak otomatis menyalakan kamera seperti yang dilakukan beberapa kamera saku seri X dari Fujifilm. Pengguna masih perlu menggeser switch power ke posisi "on" setelah/sebelum memutar lensa.

Akibatnya, diperlukan dua gerakan sebelum kamera bisa dipakai. Pengguna pun bisa dibuat bingung saat kamera menolak berfungsi karena ring lensa atau switch power lupa digeser. Perlu ditambahkan bahwa hal ini hanya berlaku untuk lensa Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6. Lensa-lensa lain dari Panasonic tak perlu dipuntir dulu sebelum bisa dipakai.

Sekarang baru lensa Lumix G Vario 12-32mm f/3.5-5.6 yang didesain khusus agar serasi dengan Lumix GM1. Ke depan, Agung mengatakan bahwa Panasonic bakal merilis 2 buah lensa tambahan yang berbentuk sama mungilnya. Tentu, lensa-lensa micro four-thirds lain dari koleksi Panasonic yang berjumlah 21 buah pun bisa digunakan bersama Lumix GM1.

Kecil-kecil cabe rawit

Bentuk mungil yang diusung Lumix GM1 bukannya tanpa kekurangan. Bodi kamera ini yang polos dan rata  membuatnya sulit digenggam. Aspek handling memang kerap kali dikorbankan demi mengejar ukuran kecil atau penampilan yang manis.

Panasonic tampaknya menyadari hal tersebut. Produsen kamera ini pun menjual aksesori berbentuk handgrip mungil untuk Lumix GM1 yang terpasang pada sekrup tripod.

Wlalupun begitu, segala keraguan menyangkut Lumix GM1 segera sirna begitu mulai menjajalnya. Ibarat cabe rawit, kamera ini kecil tapi punya kemampuan "nendang".

Fokus dengan lensa 12-32mm, misalnya, terbilang sangat cepat, bahkan dalam kondisi minim cahaya yang menyelimuti lokasi acara peluncuran. Kecepatannya mirip dengan DSLR yang menggunakan metode AF phase detect.

Panasonic mengklaim bahwa Lumix GM1 memiiki kecepatan AF mencapai 0,06 detik. Dalam praktiknya, masih terasa jeda ketika lensa mencari fokus, tapi prosesnya berlangsung sangat singkat.

Hasil foto Lumix GM1 pun tajam serta relatif bersih dari noise pada ISO tinggi. Dengan setting NR standar, tangkapan foto ISO 3200 Lumix GM1 terlihat lebih clean dibandingkan kamera mirrorless dengan sensor APS-C yang dibawa Kompas Tekno. Tak heran, mengingat kamera ini mengusung sensor 16 megapixel dan engine yang sama dengan milik Lumix GX7.

Fitur "anti goyang" Mega OIS pada lensa 12-32mm membantu menstabilkan gambar pada shutter speed rendah. Lumix GM1 sendiri tidak memiliki in-body image stabilization seperti pada Lumix GX7.

Panasonic pun turut melengkapi Lumix GM1 dengan kapabilitas WiFi sehingga bisa dikendalikan secara wireless lewat gadget mobile, seperti smartphone dan tablet. Fitur yang satu ini memang wajib hadir pada kamera terkini besutan Panasonic. Yang absen adalah NFC, tapi itu bukan perkara besar karena toh proses koneksi ke gadget tetap mudah dilakukan.

Tertarik? Lumix GM1 rencanaya akan mulai memasuki pasaran Indonesia pada Desember mendatang. Harganya belum ditentukan, tapi akan berada pada kisaran Rp 8-9 juta.

Perbedaan utama antara kamera mungil ini dengan Lumix GX7 antara lain fitur electronic viewfinder, tilting touchscreen LCD, port aksesori, in-body image stabilization, serta NFC yang absen pada Lumix GM1.

Apabila pengguna tak memerlukan fitur-fitur tersebut dan sedang mencari kamera berdimensi sekecil mungkin, Lumix GM1 adalah pilihan yang menarik. Toh, kualitas fotonya sama dengan Lumix GX7. Berikut ini beberapa contohnya.

oik yusuf/ kompas.com F3.5, 1/60, ISO 800
oik yusuf/ kompas.com F4.5, 1/15, ISO 3200
oik yusuf/ kompas.com F4, 1/20, ISO 3200
oik yusuf/ kompas.com Crop 100 persen dari foto di atas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.