Utak-Atik Elektronik, Agar Giat Olahraga

Kompas.com - 02/12/2013, 18:14 WIB
NIke #BajakJKT NikeNIke #BajakJKT
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
NIke #BajakJKT

KOMPAS.com - Puluhan anak muda terlihat sibuk mengoprek komputer dan peralatan elektronik di beberapa meja yang tersebar di lantai 3 Gedung Mitra Hadiprana, Jakarta, Minggu (1/12/2013) kemarin.

Mereka terbagi ke dalam beberapa kelompok, masing-masing mengerjakan alat dengan fungsi unik yang dirancang untuk mendorong orang-orang agar berolahraga.

Ada yang berbentuk drone yang memproyeksikan gambar seperti garis "start" di lintasan lari, ada pula yang mengembangkan game serupa Minesweeper di dunia nyata. Di lain meja, sebuah tim membuat MP3 player yang tempo musiknya mengikuti detak jantung.

Para anak muda ini adalah peserta Hackathon #BajakJKT yang diselenggarakan oleh Nike, bekerjasama dengan agensi pemasaran BBH, GDG Jakarta, dan Project Kinarya. Kompetisi tersebut berlangsung selama tiga hari dari 29 November hingga 1 Desember 2013.

oik yusuf/ kompas.com
Salah satu kelompok peserta hackathon #BajakJKT sibuk mengembangkan program untuk platform Arduino miliknya

Seperti telah disebut di atas, temanya cukup unik, yaitu membuat sesuatu yang mampu mengajak warga Jakarta untuk meninggalkan tempat duduk dan mulai "bergerak".

Lalu, mengapa Jakarta? "Soalnya, di sini relatif kurang nyaman untuk olahraga, karena macet, polusi, dan sebagainya. Maka kami coba mengajak para individu kreatif mencari cara mendorong masyarakat sekaligus membuat kondisi kota jadi lebih enak untuk olahraga," jelas David Webster, Direktur Pengembangan Bisnis Digital BBH ketika ditemui di lokasi.

Webster menjelaskan bahwa terdapat 25 orang ikut serta dalam kompetisi hackathon ini. Sebagian merupakan mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi, termasuk ITB, Universitas Gunadarma, dan UIN Syarif Hidayatullah.

Arduino

Platform micro-controller terbuka Arduino dipilih sebagai basis pengembangan alat dalam hackathon #BajakJKT. Para peserta terlebih dulu mendapatkan perkenalan mengenai platform ini dari panitia.

Tak kurang pendiri Arduino David Cuartielles ikut didatangkan untuk memandu peserta. "Saya juga membantu menyolder beberapa alat yang dikerjakan," ucapnya.

Pihak penyelenggara menyediakan semua kebutuhan peserta, termasuk beberapa tipe board Arduino. Ada juga printer flatbed dan laser cutter yang termasuk jarang ditemui di Indonesia, untuk keperluan housing perangkat dan dekorasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X