Kompas.com - 04/12/2013, 13:29 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Banyak yang kecewa ketika iPhone 5C resmi diperkenalkan. Smartphone "murah" ini ternyata bukan ponsel berharga terjangkau seperti yang ramai disebut sebelumnya. Kemudian beredar kabar bahwa Apple mengurangi pesanan komponen iPhone 5C sehingga perangkat tersebut diduga sebagai produk gagal.

Tapi benarkah begitu? Ternyata tidak juga.

Berdasarkan laporan riset Kantar Worldpanel yang dikutip oleh BGR, iPhone 5C memang kalah populer dibandingkan "kakaknya", iPhone 5S. Di Inggris, misalnya, rasio penjualan iPhone 5S dibanding iPhone 5C mencapai tiga banding satu.

Meski begitu, iPhone 5C lebih berhasil menarik pengguna smartphone lain untuk "membelot" ke platform Apple. Harga perangkat ini yang dipatok mulai 549 dollar AS terbilang masih relatif mahal, namun iPhone 5C ternyata tetap berhasil menjangkau segmen konsumen yang sebelumnya tak bisa diraih Apple.  

"Berita baiknya untuk Apple adalah bahwa jangkauan pasarnya yang lebih luas itu berhasil menarik pengguna baru untuk pindah dari kompetitor," tulis Dominic Sunnebo, direktur strategic insight Kantar Worldpanel ComTech, dalam sebuah pernyataan.

"Hampir setengah pembeli iPhone 5C sebelumnya merupakan pemilik perangkat kompetitor, terutama Samsung dan LG," lanjut Sunnebo. Hal ini berbeda dari iPhone 5S, yang 80 persen pembelinya merupakan pemilik lama iPhone yang meng-upgrade perangkat mereka.

Kantar menyebutkan bahwa duet iPhone baru ini berhasil menaikkan pangsa pasar global Apple, tapi angkanya tak sebesar yang dihasilkan oleh pendahulu mereka, iPhone 5.

"Di hampir semua pasar, iPhone 5S dan iPhone 5C meningkatkan pangsa iOS secara signifikan dibanding bulan sebelumnya," ujar Sunnebo. Dia mengatakan bahwa, secara umum, market share Apple masih lebih rendah dibandingkan saat peluncuran iPhone 5.

"Tapi ini bisa diduga sebelumnya karena konsumen cenderung lebih menyambut perangkat yang mengalami "peningkatan besar", ketimbang yang hanya sedikit diubah seperti iPhone 5S dan 5C", kata Sunnebo lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BGR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.