Kompas.com - 11/12/2013, 17:34 WIB
President Direktur PT XL Axiata Tbk, Hasnul Suhaimi (Kiri) bersama dengan Chairman of the Board of Saudi Telecom Company, Mr. Abdulaziz A. Alsugair (Tengah), serta - Group CFO of Saudi Telecom Company, Mr. K. Ravi Kumar (Kanan), dalam penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement  - CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal), yang merupakan anak perusahaan STC, di Jakarta, 26 September 2013. Dok. XL AxiataPresident Direktur PT XL Axiata Tbk, Hasnul Suhaimi (Kiri) bersama dengan Chairman of the Board of Saudi Telecom Company, Mr. Abdulaziz A. Alsugair (Tengah), serta - Group CFO of Saudi Telecom Company, Mr. K. Ravi Kumar (Kanan), dalam penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement - CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal), yang merupakan anak perusahaan STC, di Jakarta, 26 September 2013.
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Akuisisi Axis Telekom Indonesia (Axis) oleh XL Axiata dinilai menyehatkan industri telekomunikasi karena jumlah operator telekomunikasi menjadi berkurang. Di sisi lain, akuisisi tersebut juga menguntungkan negara.

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan, Axis kini terancam bangkrut dan tidak mampu membayar Biaya Hak Penggunaan (BHP) sewa frekuensi tahun ini sekitar Rp 1 triliun kepada pemerintah. Dua tahun terakhir, Axis melaporkan kerugian sekitar Rp 2,3 triliun per tahun,

“Jika akuisisi ditunda maka Axis akan bangkrut, dan negara rugi karena Axis tidak bisa bayar BHP frekuensi. Sehingga, potensi PNBP tahun ini ada yang hilang,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Seperti diketahui, industri telekomunikasi via Kemenkominfo menyumbang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 12 triliun per tahun, di mana sekitar 85 persen dari jumlah tersebut berasal dari BHP frekuensi.

Menteri dari Partai Keadilan Sejahtera ini melanjutkan, XL telah menyatakan kesediaannya membayar BHP sewa frekuensi Axis Rp 1 triliun yang jatuh tempo pada 15 Desember 2013.

XL menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk mengakuisisi Axis pada September lalu sebesar 865 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,9 triliun, dengan catatan buku Axis bersih dari utang dan posisi kas nol (cash free and debt free). Harga pembayaran akan digunakan untuk membayar nilai nominal saham Axis, serta membayar utang dan kewajiban Axis.

Lembaga finansial JP Morgan memprediksi, XL harus menyiapkan dana sebesar Rp 17 triliun dalam dua tahun ke depan untuk menanggung kerugian dan utang Axis. Untuk merealisasikan aksi korporasi tersebut, XL mendapat pinjaman dari induk usahanya, Axiata asal Malaysia, dan pinjaman dari bank.

Konsekuensi lain yang harus diterima XL, adalah mengembalikan frekuensi seluas 10 MHz di spektrum 2.100 MHz (3G) sebagaimana kebijakan yang diambil Tifatul. Frekuensi yang ditarik itu adalah blok 8 milik XL atau frekuensi 1975 – 1980 MHz yang berpasangan dengan 2165 – 2170 MHz, dan blok 12 milik Axis atau frekuensi 1955 – 1960 MHz yang berpasangan dengan 2145 – 2150 MHz.

Tifatul melanjutkan, frekuensi seluas 10 MHz yang ditarik tersebut akan dilelang kembali kepada operator telekomunikasi yang berminat. “Kalau frekuensi itu berhasil dilelang 5 MHz saja, akan menguntungkan negara setidaknya Rp 4 triliun dalam waktu 10 tahun ke depan, sampai 2023,” terang Tifatul.

Tifatul telah memberi persetujuan atas permohonan akuisisi dan merger XL dengan Axis pada 28 November 2013. Saat ini XL-Axis sedang menunggu penilaian dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Jika akuisisi terjadi, XL akan memiliki alokasi frekuensi seluas 15 MHz di spektrum 2.100 MHz dan 22,5 MHz di spektrum 1.800 MHz.

Kemenkominfo mencatat, tidak ada kekhawatiran praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat dalam rencana akuisisi dan merger XL-Axis ini, karena perubahan struktur pasar yang terjadi tidak signifikan.

Hal itu telah dikaji dalam aspek yuridis, sumber daya penomoran, sumber daya spektrum frekuensi radio, aspek PNBP, hasil kajian kepentingan konsumen, dan aspek persaingan usaha dimana delta Herfindahl-Hirschman Index (HHI) kurang dari 150.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.