Kompas.com - 21/12/2013, 17:24 WIB
|
EditorWicak Hidayat
Bagian pertama dari seri Tiga Serangkai Pendiri YouTube.

KOMPAS.com - Pengguna internet saat ini nyaris tak ada yang tidak kenal YouTube. Situs berbagi video itu sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman online, bahkan di negara 'fakir bandwidth' seperti Indonesia ini.

Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim adalah tiga serangkai di balik YouTube. Dan, memang benar jika ada yang mengatakan YouTube berawal dari PayPal. Ini karena, Hurley, Chen dan Karim punya satu kesamaan: ketiganya sama-sama bekerja di PayPal sebelum dan saat perusahaan pembayaran online itu diakuisisi oleh eBay.

Seperti banyak pemuda di Silicon Valley pada masa itu –sekitar tahun 2002-an--  ketiganya gatal untuk membuat sesuatu milik mereka sendiri. Akibatnya, trio tersebut kerap duduk bareng dan membicarakan ide-ide bisnis apa yang bisa dilakukan. Dari entah berapa lusin ide yang sempat tercetus, satu yang akhirnya mereka kejar adalah soal upload video di internet.

Ada satu legenda bahwa YouTube dibuat karena ketiga pendirinya merasa kesal saat mau mengupload sebuah video dari acara makan malam yang mereka hadiri. Kesulitan mengupload video ini konon memicu mereka untuk berkata: 'daripada susah begini, kita bikin sendiri aja yuk!'

Namun, meski cerita itu mudah dicerna ala 'kejatuhan apel-nya Isaac Newton', kisah makan malam itu tidaklah benar. Namun ada satu unsur yang benar dari cerita itu: YouTube memang dibuat untuk memperbaiki pengalaman upload video dari para pendirinya.

“Ketika kami memulai perusahaan ini beberapa tahun lalu, kami tak pernah mengira bakal sampai di sini. Sangat menarik melihat ide yang sederhana, untuk memperbaiki pengalaman kami ber-video online, bisa menjadi seperti ini,” kata Chad Hurley dalam sebuah wawancara dengan Walt Mossberg.

Tulisan ini adalah bagian dari seri Tiga Serangkai Pendiri YouTube, simak bagian lainnya:
1. Benarkah YouTube Berawal dari PayPal?
2. YouTube, Dimulai dari Gagal
3. Kekuatan Komunitas Roketkan YouTube
4. YouTube "Meledak", Pendirinya Kaya Mendadak
5. Pendiri YouTube dan "The American Dream"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.