YouTube, Dimulai dari Gagal

Kompas.com - 21/12/2013, 17:46 WIB
Logo YouTube GoogleLogo YouTube
|
EditorWicak Hidayat
Bagian kedua dari seri Tiga Serangkai Pendiri YouTube.

KOMPAS.com - Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim memulai pekerjaan mereka membuat YouTube pada 14 Februari 2005. Ya, ketika itu hari valentine dan ketiganya menghabiskan hari itu di sebuah garasi untuk membuat konsep sebuah situs web. Beginilah cara hidup para geek sejati.

Situs yang lahir di garasi itu pada awalnya hanya menjadi tempat untuk mengupload dan menonton video. Video pertama yang diupload dilakukan pada April 2005 dan menampilkan Jawed Karim, salah satu pendiri YouTube, sedang berada di depan kandang gajah di kebun binatang.

Selama hari-hari awal Hurley, Chen dan Karim mengunggah sendiri video-video mereka. Tak banyak pengguna lain yang tahu soal YouTube. Ketiganya pun hanya melakukan kampanye gerilya dari teman ke teman.

Apa yang dilakukan YouTube, ujar Karim dalam sebuah pidato di kampus University of Illinois at Urbana-Champaign, adalah meniru beberapa situs lain yang mengandalkan kampanye dari mulut ke mulut. Mereka akan mengirimkan email ke teman-teman dan berharap teman-teman itu memberitahu teman yang lain yang akan memberitahu pada teman lainnya lagi dan begitu seterusnya.

Lucunya, salah satu kalimat dalam salah satu email 'promosi' yang mereka kirimkan menyebutkan bahwa: we have no girls in it ... YET!

Karim pun mengatakan mereka sebenarnya sudah berusaha mendekati beberapa 'pakar' dan media massa untuk mempromosikan YouTube.

Namun ketika itu, belum ada yang tertarik. YouTube pun nampak stagnan dan tidak menjadi sensasi viral yang diharapkan.

Tak menanjaknya situs yang mereka buat sempat menjadikan trio ini frustrasi. Bayang-bayang kemakmuran dan sukses yang seakan sudah di depan mata pun buyar.  Momen itu terekam dalam sebuah video yang direkam oleh Jawed.

“Saya mengamati (YouTube) dan saya lihat kita punya sekitar 50-60 video di situs ini. Tapi kalau saya, menempatkan diri sebagai pengguna situs ini, dan melihatnya. Ini sepertinya bukan video-video yang ingin saya tonton,” kata Chen dalam video itu.

“Maksudmu seperti video ini (yang sedang dibuat oleh Karim),” kata Hurley, sambil mengarahkan pandangannya ke kamera yang sedang dipegang Karim.

“Ha ha ha ha... Saya nggak akan meng-upload video ini kok,” kata Karim, dari balik kamera, disambut tawa kedua rekannya.

“Ah. This is lame (ini menyebalkan /payah -red.),” kata Hurley dengan nada sedih.

Tulisan ini adalah bagian dari seri Tiga Serangkai Pendiri YouTube, simak bagian lainnya:
1. Benarkah YouTube Berawal dari PayPal?
2. YouTube, Dimulai dari Gagal
3. Kekuatan Komunitas Roketkan YouTube
4. YouTube "Meledak", Pendirinya Kaya Mendadak
5. Pendiri YouTube dan "The American Dream"



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X