Sony dan Panasonic Hentikan Proyek TV OLED

Kompas.com - 28/12/2013, 08:15 WIB
Panasonic pamerkan TV OLED pada ajang CES 2013 lalu CnetPanasonic pamerkan TV OLED pada ajang CES 2013 lalu
Penulis Deliusno
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Sejak Juni 2012, Sony dan Panasonic telah memiliki proyek gabungan untuk mengembangkan panel organic light emitting diode (OLED) untuk televisi dan layar berukuran besar. Namun, kabar terakhir menunjukkan, kedua perusahaan besar asal Jepang tersebut memutuskan untuk "putus hubungan".

Melalui juru bicaranya kepada media Reuters, Jumat (27/12/2013), kedua perusahaan ini mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih untuk berfokus pada pengembangan dan penjualan panel layar LCD dengan dukungan resolusi 4K. Teknologi panel layar 4K tersebut dianggap lebih menjanjikan, dibandingkan panel layar OLED.

Sony dan Panasonic bersama-sama mengembangkan teknologi OLED sejak 18 bulan lalu. Tujuan kedua perusahaan ini adalah mengembangkan teknologi produksi massal layar OLED dengan biaya yang lebih murah.

Dengan biaya yang lebih murah, vendor televisi diharapkan tertarik untuk menggunakan panel layar tersebut.

Panel OLED sebenarnya sudah mulai banyak digunakan di perangkat berukuran kecil, seperti smartphone dan tablet. Namun, OLED belum begitu banyak digunakan di perangkat berukuran lebih besar, seperti televisi, karena biaya produksinya yang tinggi.

Dikutip dari Cnet, LG dan Samsung, yang merupakan perusahaan pesaing dari Korea Selatan, tampak lebih unggul di bisnis televisi OLED dibandingkan dengan Sony dan Panasonic. Meski begitu, keduanya terlihat kesulitan dalam menjual produk masing-masing karena harganya yang masih sangat tinggi. Televisi OLED milik LG dan Samsung memiliki label harga lebih dari 10.000 dollar AS.



Sumber CNET,Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X