Kompas.com - 30/12/2013, 07:56 WIB
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Dua perusahaan teknologi yang digandrungi pengguna saat ini, Facebook dan Twitter, melakukan revolusi besar dengan menjual saham perdana mereka ke publik pada 2012 dan 2013 ini. Apa perbedaan yang terjadi pada keduanya setelah itu?

Penjualan saham perdana oleh perusahaan private (tertutup) kepada publik biasa disebut IPO (Initial Public Offering).

Biasanya IPO dikeluarkan oleh perusahaan kecil yang mencari modal pengembangan. Tapi tidak jarang juga dilakukan oleh perusahaan besar yang dimiliki secara privat kemudian "membuka diri" menjadi perusahaan dengan saham publik.

Pada pertengahan 2012 lalu, Facebook memutuskan menjual saham perdananya kepada publik. Setelah beragam spekulasi hadir menjelang dilepasnya saham tersebut ke pasar, pada 18 Mei 2012, saham perdana Facebook dijual dengan harga 38 dollar AS per lembar.

Dengan menggunakan simbol IPO FB, Facebook menawarkan 421.200.000 lembar saham lewat bursa saham NASDAQ. Yang berarti sosial media itu mampu menggalang dana IPO sebesar 16 miliar dollar AS.

Sehingga Facebook menjadi perusahaan internet dengan nilai IPO tertinggi sepanjang masa.

Berselang setahun, giliran Twitter melakukan IPO. Pada 6 November 2013, Twitter menawarkan sahamnya dengan harga 26 dollar AS per lembar.

Twitter menjual 70 juta lembar saham yang mana dengan ini maka dana Twitter menjadi 1.82 miliar dollar AS serta nilai perusahaan naik menjadi 14.2 miliar dollar AS.

Berbeda dengan Facebook yang menawarkan sahamnya di bursa saham NASDAQ. Twitter yang menggunakan simbol IPO TWTR memilih New York Stock Exchange (NYSE).

Jalan yang Berbeda

Meski rasanya rentang waktu yang cukup jauh membuat keduanya tidak dapat disejajarkan tapi paling tidak jatuh bangun Facebook di bursa saham belum terlihat dialami oleh Twitter dalam usianya yang menginjak sebulan ini.

Lihat saja pada hari pertama, Mei 2012 lalu, saham Facebook sempat menyentuh angka 45 dollar AS per lembar sebelum akhirnya ditutup pada angka 38.23 dollar AS.

Sedangkan Twitter pada hari pertamanya, November 2013, ditutup pada angka 45.15 dollar AS per lembar setelah pada siang harinya sempat menyentuh 50 dollar AS per lembar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.