Twitter Dikalahkan LinkedIn dan Pinterest

Kompas.com - 02/01/2014, 09:46 WIB
Sebuah poster bergambar logo Twitter menghiasi gedung bursa saham New York Stock Exchange (NYSE) sebelum Twitter menjual saham perdananya ke publik, Kamis (7/11/2013).
Kathy Willens/AP PhotoSebuah poster bergambar logo Twitter menghiasi gedung bursa saham New York Stock Exchange (NYSE) sebelum Twitter menjual saham perdananya ke publik, Kamis (7/11/2013).
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Orang dewasa di Amerika Serikat ternyata lebih sering menggunakan jejaring sosial LinkedIn dan Pinterest ketimbang Twitter, menurut sebuah survei yang dilakukan Pew Research Center, yang dirilis pada Senin (30/12/2013).

Survei tersebut melibatkan 1.445 pengguna internet berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Hasilnya, sebanyak 22 persen responden mengatakan bahwa mereka memakai LinkedIn.

Popularitas Pinterest terus naik sejak tahun 2012. Sebanyak 21 persen responden menggunakan layanan ini. Angka tersebut tumbuh dari 15 persen dalam survei serupa yang dilakukan pada 2012.

Sementara itu, Twitter digunakan 18 persen responden survei ini. Angka itu terbilang stabil jika dibandingkan tahun lalu. Sekitar 29 persen orang kulit hitam yang disurvei oleh Pew Research Center memanfaatkan Twitter, sementara orang kulit putih dan Hispanik sebanyak 16 persen.

Tim survei Pew Research Center berpendapat, Pinterest memiliki daya tarik khusus bagi pengguna perempuan. Menurut analis, kaum perempuan empat kali lebih mungkin menggunakan Pinterest ketimbang kaum laki-laki. Sementara itu, LinkedIn sangat populer di kalangan lulusan perguruan tinggi dan pengguna internet yang berpendapatan tinggi.

Meski dalam penelitian ini jumlah responden yang menggunakan Twitter lebih sedikit, mikroblog 140 karakter itu meraih peringkat tinggi dalam hal keterlibatan. Sebanyak 46 persen responden selalu mengunjungi Twitter setiap harinya, sementara Pinterest 23 persen responden, dan LinkedIn sebanyak 13 persen.

Selain Twitter, LinkedIn, dan Pinterest, survei Pew Research Center kali ini juga melibatkan Facebook dan Instagram. Kelimanya adalah layanan jejaring sosial terbesar di AS.

Facebook masih menjadi jejaring sosial yang paling banyak digunakan warga AS. Survei menunjukkan, sebanyak 71 persen responden mengatakan bahwa mereka menggunakan Facebook, naik dari 67 persen pada 2012.

"Facebook adalah platform jejaring sosial yang dominan dalam jumlah pengguna, tetapi sejumlah pengguna sekarang beralih ke platform lain," tulis Pew Research Center. Para analis berpendapat, pengguna Facebook di AS kini mulai beralih ke jejaring sosial macam Snapchat atau Instagram.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X