Kompas.com - 03/01/2014, 14:51 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi

Pena digital Samsung diberi nama SPen. Pengalaman baru akan Anda rasakan di Galaxy Note 3 ketika mencabut SPen dari rumahnya. Begitu Anda menariknya keluar, di layar akan muncul Air Command yang menyediakan lima pilihan aksi, yakni Action Memo, Scrap Booker, Screen White, S Finder, dan Pen Window.

Dari pengalaman KompasTekno, Action Memo sangat membantu untuk menuliskan informasi dengan cepat, seperti alamat email, nomor telepon, atau ide-ide menarik yang sedang terlintas di pikiran Anda.

KompasTekno mengingatkan, agar pengguna memperbarui perangkat lunak yang disediakan Samsung. Pembaruan tersebut akan menutupi kekurangan atau bug pada perangkat lunak sebelumnya.

Fitur khusus

Galaxy Note 3 membawa sejumlah fitur khusus yang sebelumnya hanya ada di Galaxy S4. Ada kemampuan untuk mendeteksi beberapa jenis gestur tubuh sebagai mekanisme input selain menyentuhkan jari pada layar.

Dengan mengaktifkan "Air Gesture", pengguna bisa melambaikan tangan secara vertikal atau horizontal di depan ponsel untuk navigasi tanpa menyentuh layar. Fitur "Smart Scroll" digunakan untuk menggulirkan halaman web dengan memiringkan ponsel ke depan dan ke belakang. Pengguna bisa pula mendongakkan dan menundukkan kepala untuk menjalankan fitur tersebut, asalkan terdapat perubahan kemiringan sudut pandang antara mata dengan sensor pada Galaxy Note 3.

Fungsi lainnya adalah “Smart Stay” yang sebelumnya sudah diimplementasikan pada ponsel Galaxy S III. Dengan mengaktifkan fitur ini, Galaxy Note 3 mendeteksi apabila pengguna sedang memandang layar dan tidak akan meredupkan atau mematikan layar selagi mata pengguna masih memandang layar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fitur yang mirip dengan Smart Stay adalah "Smart Pause" yang sama-sama mendeteksi mata pengguna. Bedanya, Smart Pause dipakai untuk menghentikan sementara pemutaran video apabila pengguna memalingkan pandangan dari layar. Video akan kembali diputar secara otomatis begitu pengguna memandang layar.

Lalu ada "Air View" yang memberikan preview konten untuk beberapa aplikasi, misalnya e-mail yang bisa dibaca terlebih dahulu tanpa perlu benar-benar dibuka. Cukup dengan melayangkan jari di atas layar. Fitur ini juga bisa dipakai untuk melihat preview adegan saat menonton video dengan melayangkan jari di atas garis timeline.

Untuk mengaktifkan fitur-fitur tersebut, pengguna cukup menyapu layar dari sisi atas layar menuju ke bawah. Nanti akan keluar pilihan menu untuk mengaktifkan fitur-fitur tersebut. Jika tidak digunakan, ada baiknya fitur dimatikan agar sensor tidak terpakai dan bisa menghemat baterai.

Perlu dicatat, fitur-fitur pendeteksi gestur tubuh ini memiliki kegunaan terbatas karena hanya mampu bekerja pada aplikasi-aplikasi tertentu.

Smart Scroll dan Air Gesture, misalnya, hanya kompatibel dengan aplikasi browser bawaan Android. Ia tak dapat digunakan saat pengguna menggunakan browser pihak ketiga, seperti Chrome dan Firefox. Air View pun tak bisa dipakai di aplikasi Gmail.

Sekalipun bisa digunakan, implementasi beberapa fitur terasa kurang optimal, seperti Smart Scroll yang kesulitan mendeteksi pandangan apabila pengguna memakai kacamata. Air Gesture bisa berguna pada saat tertentu ketika pengguna tak bisa menyentuh layar, misalnya ketika jari dalam keadaan berminyak setelah memegang makanan.

Meski terlihat keren, pada akhirnya fitur-fitur unik milik Galaxy Note 3 terasa kurang berguna dibanding cara menyentuh layar yang hingga kini masih memberi pengalaman terbaik dalam bernavigasi.

Performa

Urusan performa, Galaxy Note 3 patut diacungi jempol. Ia memakai prosesor octa-core Exynos 5420, yang terdiri dari empat inti Cortex A15 1,9GHz dan empat inti Cortex A7 1,3GHz. Prosesor tersebut dirancang dan diproduksi sendiri oleh Samsung.

Kedua set prosesor itu tidak berjalan bersamaan, tetapi saling mengambil alih tugas pada kondisi tertentu. Saat membutuhkan kinerja tinggi, Galaxy Note 3 akan mengaktifkan inti Cortex A15. Sementara inti Cortex A7 akan bekerja dalam kondisi yang tidak menuntut performa tinggi. Hal ini dilakukan agar lebih menghemat baterai.

Galaxy Note 3 menjadi ponsel pertama yang dibenamkan RAM 3 GB. Sementara itu, unit prosesor grafis yang digunakan adalah Mali-T628 MP6 (N9000). Untuk sistem operasi, ia menggunakan Android versi 4.3 (Jelly Bean).

Perpaduan komponen utama dalam ponsel itu membuat Galaxy Note 3 gegas saat digunakan untuk sekadar membuka-tutup aplikasi, menggeser halaman, mengakses foto dan video. Galaxy Note 3 juga mampu menjalankan secara mulus game kelas berat, game yang menampilkan grafis 3D, dan juga lancar saat memutar video beresolusi tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.