Kompas.com - 03/01/2014, 14:51 WIB
Samsung Galaxy Note 3 Oik Yusuf/Kompas.comSamsung Galaxy Note 3
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Lini produk Galaxy Note dari Samsung menargetkan konsumen yang butuh perangkat perpaduan ponsel pintar dan tablet. Keberadaannya menjadi pelopor ponsel layar besar serta pembekalan pena digital untuk keperluan menulis dan menggambar.

Galaxy Note 3 kini berada di posisi teratas hierarki ponsel pintar Samsung, yang mengandalkan spesifikasi tinggi dan menjadi ponsel pertama di dunia yang memakai RAM 3 GB.

Hadir di Indonesia sejak akhir September 2013 dengan harga yang cukup tinggi, yakni Rp 8,8 juta, Galaxy Note 3 dibenamkan fitur dan sensor canggih untuk mendeteksi mata, gerakan kepala, dan tangan manusia. Apakah harganya yang tinggi sebanding dengan fitur-fitur yang ada? Temukan kelebihan dan kekurangan Galaxy Note 3 dalam ulasan berikut ini.

Desain

Desain Galaxy Note 3 mirip dengan Galaxy Note generasi pertama. Samsung meninggalkan desain sudut membulat seperti diusung Galaxy Note 2 pada tahun 2012.

Layarnya berukuran 5,7 inci memakai jenis Super AMOLED beresolusi 1.920 x 1.080 pixel dengan ketajaman 386 pixel per inci (ppi). Seperti layar jenis Super AMOLED pada umumnya, layar Galaxy Note 3 nampak cerah dengan kontras dan saturasi warna tinggi dan warna hitam yang pekat.

Oik Yusuf/Kompas.com
Samsung meminimalkan bezel atau bingkai di kanan dan kiri layar. Sementara di bagian bawah layar terdapat tombol fisik Home yang diapit oleh tombol Menu dan Back. Di sisi kanan ada tombol power, sementara tombol pengatur volume ada di sisi kiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagian samping yang melingkari Galaxy Note 3 terkesan dibalut oleh materi logam. Tapi tunggu dulu, itu bukanlah logam asli. Sisi samping itu terbuat dari plastik, namun dilapisi warna krom.

Oik Yusuf/Kompas.com
Materi macam ini juga digunakan pada Galaxy S4. Jika ponsel Anda terjatuh, aksen krom pada sisi samping tersebut bisa jadi terkelupas dan materi plastiknya akan terlihat jelas.

Kekecewaan pada materi luar tak berhenti sampai di situ. Panel belakang yang terlihat terbuat dari kulit, sebenarnya bukanlah kulit asli. Sejatinya, itu adalah plastik yang bagian atasnya dibalut oleh kulit imitasi yang sangat tipis. Jahitan benang di sekitar pinggiran panel belakang juga palsu, itu hanyalah hasil cetakan.

Oik Yusuf/Kompas.com
Meski kulit dan aksen jahitan itu imitasi, namun secara kasat mata, perpaduan keduanya berhasil memberi kesan elegan.

USB 3.0

Galaxy Note 3 menjadi ponsel pertama Samsung yang menggunakan koneksi port USB 3.0 untuk mengisi daya baterai ataupun untuk terkoneksi dengan komputer pribadi. Port USB 3.0 itu berada di sisi bawah ponsel. Jadi, ia tidak lagi menggunakan port MicroUSB.

Oik Yusuf/Kompas.com
Pemakaian USB 3.0 membuat transfer data dari Galaxy Note 3 ke komputer pribadi menjadi lebih cepat. Asalkan, komputer pribadi Anda juga sudah menyediakan port USB 3.0.

Tampilan antarmuka

Begitu membuka kunci layar, Anda akan masuk ke tampilan antarmuka TouchWiz. Ini merupakan tampilan Android yang telah dimodifikasi oleh Samsung dan dibenamkan banyak fitur yang tidak ada di ponsel Android lainnya.

Tampilannya penuh dengan warna, suara, dan getaran. Jika tidak nyaman dengan setiap suara atau getaran tersebut, Anda dapat mematikannya di menu Settings dan mendapat manfaat lebih irit baterai.

Di sisi kiri layar, Anda dapat mengakses aplikasi yang menurut Samsung paling sering dipakai. Aplikasi tersebut adalah Google Maps, Chrome, YouTube, Gmai, Contacts, Email, Galeri, Pesan, My Files, SNote, dan sebagainya.

Yang unik dari Galaxy Note 3 adalah, Anda dapat membuka dua aplikasi dalam satu tampilan. Samsung menyebut fitur ini sebagai “Multi Window” untuk mendukung aktivitas multi-tasking. Manfaat besar akan terasa saat menggunakan fitur tersebut, karena Anda bisa membuka browser dan aplikasi SNote sekaligus, atau My Files dan Media Player, atau YouTube dan Gallery, seperti gambar di bawah ini:
Fitur Multi Windows di Galaxy Note 3 dapat membuka dua aplikasi secara bersamaan. Misalnya, aplikasi Browser dan SNote (kiri) atau My Files dan Media Player (kanan).

Fitur Multi Windows di Galaxy Note 3 juga dapat diatur dalam posisi horizontal, seperti gambar di atas yang sedang membuka YouTube dan Gallery
Samsung seperti membawa teknologi multi window dari komputer pribadi ke ponsel pintar. Selain itu, Anda juga dapat mengatur ukuran kedua aplikasi yang sedang dijalankan itu.

Oik Yusuf/Kompas.com

Nilai lebih dari ponsel keluarga Galaxy Note, adalah keberadaan aplikasi SNote. Aplikasi ini berguna untuk Anda yang gemar menggambar, atau mencatat sesuatu dengan pena digital. Beberapa orang lebih suka mencatat sesuatu dengan pena ketimbang harus mengetik.

Pena digital Samsung diberi nama SPen. Pengalaman baru akan Anda rasakan di Galaxy Note 3 ketika mencabut SPen dari rumahnya. Begitu Anda menariknya keluar, di layar akan muncul Air Command yang menyediakan lima pilihan aksi, yakni Action Memo, Scrap Booker, Screen White, S Finder, dan Pen Window.

Dari pengalaman KompasTekno, Action Memo sangat membantu untuk menuliskan informasi dengan cepat, seperti alamat email, nomor telepon, atau ide-ide menarik yang sedang terlintas di pikiran Anda.

KompasTekno mengingatkan, agar pengguna memperbarui perangkat lunak yang disediakan Samsung. Pembaruan tersebut akan menutupi kekurangan atau bug pada perangkat lunak sebelumnya.

Fitur khusus

Galaxy Note 3 membawa sejumlah fitur khusus yang sebelumnya hanya ada di Galaxy S4. Ada kemampuan untuk mendeteksi beberapa jenis gestur tubuh sebagai mekanisme input selain menyentuhkan jari pada layar.

Dengan mengaktifkan "Air Gesture", pengguna bisa melambaikan tangan secara vertikal atau horizontal di depan ponsel untuk navigasi tanpa menyentuh layar. Fitur "Smart Scroll" digunakan untuk menggulirkan halaman web dengan memiringkan ponsel ke depan dan ke belakang. Pengguna bisa pula mendongakkan dan menundukkan kepala untuk menjalankan fitur tersebut, asalkan terdapat perubahan kemiringan sudut pandang antara mata dengan sensor pada Galaxy Note 3.

Fungsi lainnya adalah “Smart Stay” yang sebelumnya sudah diimplementasikan pada ponsel Galaxy S III. Dengan mengaktifkan fitur ini, Galaxy Note 3 mendeteksi apabila pengguna sedang memandang layar dan tidak akan meredupkan atau mematikan layar selagi mata pengguna masih memandang layar.

Fitur yang mirip dengan Smart Stay adalah "Smart Pause" yang sama-sama mendeteksi mata pengguna. Bedanya, Smart Pause dipakai untuk menghentikan sementara pemutaran video apabila pengguna memalingkan pandangan dari layar. Video akan kembali diputar secara otomatis begitu pengguna memandang layar.

Lalu ada "Air View" yang memberikan preview konten untuk beberapa aplikasi, misalnya e-mail yang bisa dibaca terlebih dahulu tanpa perlu benar-benar dibuka. Cukup dengan melayangkan jari di atas layar. Fitur ini juga bisa dipakai untuk melihat preview adegan saat menonton video dengan melayangkan jari di atas garis timeline.

Untuk mengaktifkan fitur-fitur tersebut, pengguna cukup menyapu layar dari sisi atas layar menuju ke bawah. Nanti akan keluar pilihan menu untuk mengaktifkan fitur-fitur tersebut. Jika tidak digunakan, ada baiknya fitur dimatikan agar sensor tidak terpakai dan bisa menghemat baterai.

Perlu dicatat, fitur-fitur pendeteksi gestur tubuh ini memiliki kegunaan terbatas karena hanya mampu bekerja pada aplikasi-aplikasi tertentu.

Smart Scroll dan Air Gesture, misalnya, hanya kompatibel dengan aplikasi browser bawaan Android. Ia tak dapat digunakan saat pengguna menggunakan browser pihak ketiga, seperti Chrome dan Firefox. Air View pun tak bisa dipakai di aplikasi Gmail.

Sekalipun bisa digunakan, implementasi beberapa fitur terasa kurang optimal, seperti Smart Scroll yang kesulitan mendeteksi pandangan apabila pengguna memakai kacamata. Air Gesture bisa berguna pada saat tertentu ketika pengguna tak bisa menyentuh layar, misalnya ketika jari dalam keadaan berminyak setelah memegang makanan.

Meski terlihat keren, pada akhirnya fitur-fitur unik milik Galaxy Note 3 terasa kurang berguna dibanding cara menyentuh layar yang hingga kini masih memberi pengalaman terbaik dalam bernavigasi.

Performa

Urusan performa, Galaxy Note 3 patut diacungi jempol. Ia memakai prosesor octa-core Exynos 5420, yang terdiri dari empat inti Cortex A15 1,9GHz dan empat inti Cortex A7 1,3GHz. Prosesor tersebut dirancang dan diproduksi sendiri oleh Samsung.

Kedua set prosesor itu tidak berjalan bersamaan, tetapi saling mengambil alih tugas pada kondisi tertentu. Saat membutuhkan kinerja tinggi, Galaxy Note 3 akan mengaktifkan inti Cortex A15. Sementara inti Cortex A7 akan bekerja dalam kondisi yang tidak menuntut performa tinggi. Hal ini dilakukan agar lebih menghemat baterai.

Galaxy Note 3 menjadi ponsel pertama yang dibenamkan RAM 3 GB. Sementara itu, unit prosesor grafis yang digunakan adalah Mali-T628 MP6 (N9000). Untuk sistem operasi, ia menggunakan Android versi 4.3 (Jelly Bean).

Perpaduan komponen utama dalam ponsel itu membuat Galaxy Note 3 gegas saat digunakan untuk sekadar membuka-tutup aplikasi, menggeser halaman, mengakses foto dan video. Galaxy Note 3 juga mampu menjalankan secara mulus game kelas berat, game yang menampilkan grafis 3D, dan juga lancar saat memutar video beresolusi tinggi.

Kinerja tinggi itu harus dibayar mahal, karena membuat Galaxy Note 3 menjadi cepat panas saat melakukan aktivitas kelas berat. Panas itu juga terasa hingga ke bagian layar. Anda cukup mengistirahatkan ponsel ini beberapa saat untuk meredam panas.

Di berbagai aplikasi penguji performa (benchmark), Galaxy Note 3 mencatat skor tinggi. KompasTekno menggunakan aplikasi AnTuTu dan Quadrant untuk menguji kinerja Galaxy Note 3 dan hasilnya bisa dilihat di bawah ini:

Baterai

Galaxy Note 3 ditopang oleh baterai berkapasitas 3.200 mAh. Ini kapasitas yang cukup besar untuk sebuah ponsel. Namun, daya tahan baterai itu sangat bergantung pada aktivitas Anda. Baterai akan cepat habis jika pengguna terus-menerus membuka aplikasi yang membutuhkan koneksi internet dan memainkan game.

Oik Yusuf/Kompas.com
Baterai juga akan cepat habis jika koneksi seluler atau data (internet) tidak stabil karena antena radio terus-menerus mencari sinyal. Bukan rahasia umum lagi bahwa infrastruktur telekomunikasi nirkabel di Indonesia belum merata.

Dari pengalaman KompasTekno memakai Galaxy Note 3 untuk aktivitas jejaring sosial, memotret, merekam video, membuat atau membalas e-mail, dan berselancar internet, ponsel ini dapat bertahan selama 14 jam. Gunakan fitur “Power Saving” untuk lebih menghemat baterai.

Kamera

Galaxy Note memakai sensor 13MP, sama seperti Galaxy S4. Namun, Galaxy Note 3 tidak memiliki optical image stabilization yang berfungsi meredam guncangan saat pengguna merekam video atau memotret foto.

Seperti Galaxy S4, aplikasi kamera Galaxy Note 3 dibekali sejumlah modus pemotretan dan daya tarik lain. Tetapi, bagi sebagian pengguna, mungkin akan tetap menggunakan modus otomatis dalam mengambil gambar.

Kualitas foto dari kamera Galaxy Note 3 terlihat cukup baik dan detail jika digunakan di luar ruangan. Berikut beberapa hasil foto Galaxy Note 3:

 

Namun, lain ceritanya jika Anda memotret di luar atau dalam ruangan yang minim cahaya. Sensor kamera ini terbilang kurang cepat untuk menangkap gambar sehingga saat memotret di dalam ruangan, tak jarang Anda mendapatkan hasil foto blur.

KompasTekno sempat membandingkan kualitas foto Galaxy Note 3 dan Sony Xperia Z di dalam ruangan yang kekurangan cahaya. Begitu dipotret tanpa bantuan lampu kilat LED, sensor kamera Xperia Z mampu menghasilkan warna lebih terang dibandingkan Galaxy Note 3.

Jika Anda ingin memotret dengan Galaxy Note 3 di tempat yang minim cahaya, gunakanlah lampu kilat LED. Tetapi, seperti kamera ponsel pada umumnya, Anda harus menerima konsekuensi akan ada distorsi pada gambar yang dipotret dengan bantuan lampu kilat LED.

Kesimpulan

Kelebihan
+ Layar lebar
+ Performa tinggi
+ Kaya fitur, termasuk Multi Window, SPen, dan SNote
+ Dapat memperluas media penyimpanan data dengan kartu MicroSD hingga 64GB
+ Salah satu kelebihan membeli ponsel premium adalah, Anda akan mendapatkan pembaruan software atau sistem operasi Android

Kekurangan
- Materi luar menggunakan plastik dan kulit imitasi
- Beberapa fitur unik tidak memberi pengalaman yang sempurna
- Terlalu banyak aplikasi bawaan yang menyita memori
- Desainnya mirip dengan Galaxy Note generasi pertama, sehingga membuatnya terasa membosankan

Spesifikasi Samsung Galaxy Note 3:

- Prosesor Octa-core Exynos 5420 (terdiri dari empat inti Cortex A15 1,9GHz dan empat inti Cortex A7 1,3GHz)
- RAM 3GB
- Unit prosesor grafis Mali-T628 MP6 (N9000)
- Sistem operasi Android 4.3 (Jelly Bean)
- Layar 5,7 inci, beresolusi 1.920 x 1.080 pixel dengan ketajaman 386 pixel per inci (ppi).
- Jenis layar Super AMOLED dengan lapisan Corning Gorilla Glass 3
- Pena stylus SPen dengan dukungan aplikasi SNote
- Memori internal 16GB
- Ekspansi memori MicroSD hingga 64GB
- Dimensi 151.2 x 79.2 x 8.3 mm
- Bobot 168 g
- Konektivitas GSM, HSDPA, 3G, 4G LTE, Wi-Fi, Wi-Fi hotspot, DLNA, Bluetooth, NFC, infrared (remote control), USB 3.0, GPS
- Kamera 13 megapixel dengan autofokus dan LED flash (belakang), 2 megapixel (depan)
- Baterai 3.200mAh
- Harga Rp 8,8 juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.