Kompas.com - 04/01/2014, 11:30 WIB
Senior Vice President and General Manager, PC Client Group Intel, Kirk Skaugen, memamerkan komputer yang telah dibekali kamera perceptual computing di IDF 2013. IntelSenior Vice President and General Manager, PC Client Group Intel, Kirk Skaugen, memamerkan komputer yang telah dibekali kamera perceptual computing di IDF 2013.
|
EditorAditya Panji

KOMPAS.com — Intel akan menggarap segmen Android dengan lebih serius pada tahun 2014. Perusahaan menyadari sistem operasi mobile yang dikembangkan Google tersebut menjadi tiketnya untuk meraih pangsa pasar lebih besar di segmen perangkat mobile.

Untuk itu, Intel telah menyiapkan sejumlah rencana. Dua dari strategi Intel yang telah dibocorkan adalah membuat prosesor 64-bit dan terjun di persaingan komputer tablet dengan menghadirkan banyak produk ke pasar.

"Kami akan membuat cip 64 bit untuk Android, kami akan membuatnya tersedia dari kelas paling rendah seperti Atom, hingga kelas premium di keluarga prosesor Core," ujar Kirk Skaugen, General Manager PC Client Group Intel, seperti dikutip dari CNet Rabu (1/1/2014).

Cip 64-bit untuk mobile pertama kali diperkenalkan oleh Apple melalui prosesor A7 yang digunakan iPhone 5s. Setelah itu, banyak produsen yang tertarik membuat prosesor 64-bit, seperti Samsung dan Qualcomm.

Selain itu, Intel juga menyiapkan produk tablet dengan harga jual rendah agar lebih kompetitif. Pada Minggu (30/12/2013), situs Digitimes menampilkan daftar spesifikasi tablet Android yang di dalamnya menggunakan prosesor "Bay-Trail" yang berbasis Atom.

Tablet tersebut dibanderol dengan harga 99-129 dollar AS untuk tablet ukuran layar 7 inci, kemudian di rentang harga 149-199 dollar AS untuk ukuran layar 7 hingga 8 inci, dan tablet 10 incinya di kisaran 250 dollar AS.

Strategi lain yang disiapkan Intel adalah membuat perangkat yang menyerupai komputer pribadi, tetapi dengan sistem operasi Android. Kemungkinan Intel akan membuat komputer dengan layar yang besar dan ditujukan untuk pasar korporasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sederhananya, strategi kami adalah membuat produk yang diinginkan oleh pasar," terang Skaugen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.