Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/01/2014, 08:24 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Ilustrasi

KOMPAS.com — Menjelang akhir tahun 2013 lalu, BlackBerry mengumumkan dijalinnya kemitraan dengan Foxconn, pabrikan raksasa China yang bertanggung jawab atas produksi gadget dari sejumlah besar vendor internasional.

Dengan adanya kerja sama ini, BlackBerry mengalihkan sebagian tanggung jawab perancangan perangkat ke Foxconn, khususnya untuk produk-produk yang menyasar negara berkembang, seperti Indonesia.

Hasil dari kerja sama kedua perusahaan telah terwujud dalam bentuk ponsel low-end berkode nama BlackBerry "Jakarta". Sementara, dua produk murah lainnya telah menyusul disebut oleh CEO BlackBerry John Chen ketika berbicara di pameran CES 2014 di Las Vegas, AS.

Seperti "Jakarta", dua ponsel BlackBerry yang detailnya belum dijabarkan tersebut merupakan produk terjangkau yang dibanderol dengan kisaran harga 200 dollar AS.

Lalu, apakah keduanya juga akan diproduksi di Indonesia, seperti halnya BlackBerry Jakarta? Jika benar, pabrik Foxconn di Jakarta akan menjadi basis produksi ponsel BlackBerry khusus yang berbanderol murah.

Namun, hal ini masih belum diketahui pasti. Yang jelas, dua smartphone murah tersebut dikembangkan oleh Foxconn yang kini menjadi rekanan produksi BlackBerry dan akan segera membuka pabrik di Indonesia.

Untuk perangkat kelas atas, BlackBerry telah menyatakan akan merancang sendiri secara in-house. "Untuk pasar negara berkembang, Foxconn akan memegang peranan lebih besar. Tapi, kami akan mengerjakan sendiri perangkat andalan berikutnya," ujar Chen.

Melalui Foxconn, BlackBerry sendiri menjelang akhir 2013 telah mengutarakan niat menjalankan manufaktur model-model ponsel baru di Indonesia.

"BlackBerry ingin memproduksi produk-produk baru di Indonesia, sementara kami juga menggali pasar lokal di sana," ujar Juru Bicara Foxconn Simon Hsing ketika itu, sebagaimana dikutip oleh Reuters.

Pada Oktober lalu, Menteri Perindustrian MS Hidayat menuturkan bahwa pihak Foxconn meminta keterlibatan pemerintah secara langsung dalam proses manufaktur Foxconn. "Salah satunya, yaitu pemerintah diminta untuk membuat riset untuk fasilitas laboratorium. Proses ini sedang kami laksanakan," kata Hidayat.

Hidayat melanjutkan bahwa nilai  investasi yang akan ditanam Foxconn di Indonesia mencapai 5 miliar dollar AS, yang akan disuntikkan secara bertahap. Jika pabrik Foxconn terealisasi, Indonesia bakal mengurangi impor ponsel dan gadget yang bisa mencapai 100 juta unit per tahun.

Tentang lokasinya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo minggu lalu mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan lahan seluas 200 hektar di kawasan Marunda, Jakarta Utara. Jokowi juga berjanji bakal menyediakan infrastruktur dan tenaga kerja jika diperlukan oleh Foxconn.

Selagi menunggu persiapan fasilitas manufaktur di Indonesia, Foxconn akan memproduksi ponsel BlackBerry di pabrik-pabriknya di China.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Reuters
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.