Bolt 4G LTE Tambah Lokasi Konsultasi - Kompas.com

Bolt 4G LTE Tambah Lokasi Konsultasi

Kompas.com - 21/01/2014, 06:50 WIB
Aditya Panji/KompasTekno
Perangkat Mobile Wi-Fi Bolt dari Internux yang menawarkan akses internet 4G LTE
JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan telekomunikasi Internux punya tugas besar dalam menawarkan jaringan 4G LTE. Selain meningkatkan kualitas jaringan, perusahaan juga harus meningkatkan kualitas layanan purna jual.

Hal ini dianggap perlu karena Internux terbilang pemain baru yang menawarkan layanan data ( internet) nirkabel. Hingga Januari 2014, Internux telah membuka enam pusat layanan dalam bentuk fisik yang memungkinkan pelanggan berkonsultasi secara tatap muka, di beberapa mal di Jabodetabek.

Menurut Chief Marketing Officer Internux, Liryawati, pusat layanan yang diberi nama Bolt Zone tersebut, telah hadir di mal Pluit Village, Kemang Village, Plaza Semanggi, Depok Town Square, Gadjah Mada Plaza, dan di jalan Pajajaran, Bogor.

“Kami akan menambah Bolt Zone di beberapa tempat lagi. Di sana, pelanggan dapat berkonsultasi atau membeli produk Bolt,” kata Liryawati dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/1/2014).

Internux berjanji akan membangun Bolt Zone di Cibubur Junction, PX Pavilion, Grand Mal Bekasi, WTC Matahari Serpong, Metropolis Town Square, dan Tamini Square.

Selain jalur tatap muka, Internux juga membuka pusat layanan pelanggan lewat sambungan telepon dan media sosial.

Selain itu, Internux juga berupaya mempermudah pelanggan dalam melakukan isi ulang pulsa. Selain di toko retail Okeshop dan Global Teleshop, Internux memperluas saluran distribusi pulsa elektronik Bolt melalui ATM BCA, jaringan ATM Bersama, CIMB Clicks, maupun lewat situs web resmi Bolt.

Untuk menggelar 4G LTE, Internux berinvestasi senilai 550 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,3 triliun, yang digunakan untuk ekspansi jaringan dan layanan purna jual pada 2014 di Jabodetabek. Internux juga mendapat suntikan dana 1 juta dollar AS dari Mitsui Corp asal Jepang.

Jaringan 4G LTE Bolt berjalan di spektrum frekuensi 2.3GHz dengan menerapkan teknologi Time Division Duplex Long Term Evolution (TDD LTE). Karena menerapkan TDD LTE ini, Bolt hanya bisa digunakan untuk layanan data, tak dapat digunakan untuk telepon atau SMS.

Tahun 2013 lalu, Internux memanfaatkan 1.500 BTS untuk menggelar layanannya, dengan menyewa menara BTS dari lima penyedia, yaitu Daya Mitra Telekomunikasi (Mitratel), Iforte, Protelindo, Solusi Tunas Pratama (STP), dan Tower Bersama Group (TBG).

Pada Januari 2014, perusahaan telah menambahkan 100 BTS. Internux menargetkan dapat memiliki 3.500 BTS hingga akhir 2014 untuk meningkatkan kualitas layanan, seiring bertambahnya jumlah pelanggan.


EditorWicak Hidayat

Close Ads X