Indonesia Ramaikan Kolaborasi Global Game Jam 2014

Kompas.com - 27/01/2014, 08:10 WIB
Global Game Jam 2014 Global Game JamGlobal Game Jam 2014
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
DEPOK, KOMPAS.com - Indonesia turut meramaikan acara Global Game Jam (GGJ) 2014, sebuah ajang membuat game selama 48 jam yang mengedepankan kolaborasi, kerjasama, dan inovasi untuk industri game global.

Ini merupakan kali pertamanya Indonesia ikut dalam ajang GGJ dan langsung diselenggarakan di tujuh kota, yaitu Jakarta, Depok, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Bali. Semua kota itu menyelenggarakan Global Game Jam secara serentak, pada 24 hingga 26 Januari 2014.

Tema GGJ tahun 2014 adalah: "We don't see things as they are, we see them as we are."

Game dari Indonesia dan seluruh dunia yang dihasilkan dari Global Game Jam, akan dirilis dengan lisensi Creative Commons Non Commercial Share Alike 3.0. Aset game bisa diubah dan dikembangkan lagi oleh siapa saja, tetapi tidak digunakan untuk kepentingan komersial.

Wicak Hidayat/KompasTekno
Suasana hari terakhir Global Game Jam 2014 di Code Margonda, 26 Januari 2014.
GGJ 2014 di Depok diselenggarakan di community working space Code Margonda. Ada tiga tim yang mengikuti GGJ di Depok, dan mereka membuat tiga game dengan genre platformer.

Ketiga game itu adalah; Trash Crush, Kenny in Melody, dan Candy Bunny Saga. Yang menarik, game Kenny in Melody dikembangkan oleh tim yang para anggotanya masih duduk di bangku SMA.

Trash Crush merupakan game yang menempatkan pemain sebagai 'tempat sampah' yang bertugas menghabiskan sampah yang berserakan. Lucunya, setiap sampah yang gagal diambil akan membuat ketinggian air meningkat (banjir).

Sedangkan Kenny in Melody memiliki keunikan dari musik yang digunakan, karena akan memberi petunjuk tentang kapan pemain melakukan aksi tertentu (melompat, misalnya). Hal ini membuka kemungkinan game dimainkan oleh tuna netra.

Candy Bunny Saga menampilkan kisah seekor kelinci yang berusaha menyelamatkan permen di dunia dari serbuan singa yang rakus bernama King. Sedikit banyak game ini menyindir King, penerbit game Candy Crush Saga, yang mengunci kata "candy" sehingga tak boleh digunakan game lain.

Global Game Jam 2014 di Depok terlaksana berkat kerjasama komunitas DepokMobi dan community working space Code Margonda.

Di Jakarta, GGJ 2014 diselenggarakan di Senayan, sementara di Bandung digelar di kantor perusahaan pembuat game Agate Studio.

Segitiga.net
Para peserta Global Game Jam 2014 di Bandung
Setelah selesai membuat game, tim pengembang ini mempresentasikan karya yang mereka buat. Game itu kemudian diunggah dan akan didistribusikan di situs web resmi Global Game Jam. Meski game tersebut berlisensi Creative Commons, namun hak kekayaan intelektual game tetap dimiliki oleh penciptanya.

Setiap tahun, GGJ boleh diikuti oleh siapa saja, mulai dari pengembang game, desainer, pendidik, baik pemula maupun profesional, Peserta yang mengikuti GGJ datang dengan ide tentang game, lalu saling melontarkan ide dan diharap bisa membentuk tim untuk bekerjasama dalam sebuah proyek.

GGJ diselenggarakan sejak 2009. Pada Januari 2013 lalu, GGJ diselenggarakan di 319 tempat di 63 negara, yang selama satu pekan berhasil menghasilkan 3.248 game.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.