Kompas.com - 27/01/2014, 18:15 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Google mengeluarkan pernyataan yang membantah bahwa vendor smartphone harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan lisensi Google Mobile Service (GMS).

Sebelumnya diberitakan bahwa Google menarik biaya lisensi GMS yang beragam.

Adalah harian The Guardian yang sebelumnya melaporkan bahwa pihaknya memiliki narasumber yang mengatakan bahwa Google memungut bayaran 75.000 dollar AS untuk tiap 100.000 unit lisensi GMS.

Sumber The Guardian tersebut juga menyoroti praktik percaloan yang dilakukan oknum Google dalam memberikan lisensi GMS.

Namun dikutip dari Android Authority, Minggu (26/1/2014), Google membantah pemberitaan tersebut dan menyebut berita yang dirilis The Guardian tidak akurat.

Walau Google mengatakan tidak meminta bayaran sepeser pun untuk lisensi GMS, namun Google tidak memberikan pernyataan lebih lanjut. Kemungkinan biaya yang disebut oleh sumber The Guardian adalah menyangkut kontrak atau perjanjian lain dengan Google.

Lisensi Android memang terbagi dua sejak lama. Mereka adalah "The Android Open Source Project" yang membolehkan vendor produsen menggunakan Android secara gratis dalam perangkatnya.

Satu lagi adalah "Google Mobile Service" yang memberikan akses kepada layanan Google Play dan aplikasi buatan Google, seperti Maps dan Gmail bagi produsen yang setuju dengan persyaratan yang ditentukan Google.

Beberapa tahun belakangan Google mendapat sorotan karena memindahkan lebih banyak API dan aplikasi penting ke dalam proyek Google Mobile Service mereka yang sifatnya lebih tertutup.

Ada anggapan bahwa langkah tersebut diambil Google untuk mengontrol produsen perangkat Android dan mempersulit lawan-lawannya yang juga membuat perangkat dan layanan Android yang menyaingi Google Mobile Service, seperti yang sedang dilakukan Amazon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.