Kompas.com - 28/01/2014, 17:58 WIB
|
EditorAditya Panji

KOMPAS.com - Dua vendor perangkat mobile, Apple dan Samsung, menjadi konsumen pembeli chip terbesar sepanjang tahun 2013, menurut survei yang dilakukan lembaga riset Gartner.

Baik Apple dan Samsung jika digabungkan keduanya menghabiskan dana sebesar 53,7 miliar dollar AS untuk membeli chip semikonduktor tahun lalu. Belanja chip keduanya naik 7 miliar dollar AS atau 15,2 persen dibandingkan tahun 2012.

Apple dan Samsung mendominasi pangsa pasar chip sebesar 17 persen, dan keduanya memang telah mendominasi pembelian chip selama tiga tahun berturut-turut.

"Apple dan Samsung mendominasi pembelian chip selama tiga tahun, kedua perusahaan juga berkembang pesat selama itu," ujar Masatsune Yamaji, Principal Research Analyts Gartner. "Selain itu, keputusan-keputusan yang dibuat Apple dan Samsung memiliki pengaruh besar pada teknologi dan harga jual industri semikonduktor," imbuh Yamaji.

Sementara vendor China, Lenovo, berada di peringkat empat pembeli semikonduktor berkat lini produk komputer pribadi (personal computer/PC) dan bisnis smartphone mereka. Huawei juga termasuk dalam daftar 10 teratas untuk pertama kalinya.

Kesepuluh perusahaan tersebut secara total menghabiskan dana 114 miliar dollar AS, dan menyumbang 36 persen keuntungan bagi produsen chip. Di tahun 2012, dana yang dihabiskan adalah 105 miliar dollar AS atau sebesar 35 persen dari total keuntungan.

Gartner memprediksi tahun depan akan semakin banyak permintaan semikonduktor dari vendor China. Namun bisnis chip diharapkan tidak hanya tumbuh di negeri tirai bambu ini, namun juga di negara-negara berkembang seperti Amerika Latin dan Afrika.

Namun, dikutip dari Digitimes (24/1/2014), dibalik bisnis yang berkembang pesat ini, ada ketakutan di pihak produsen semikonduktor. Karena, smartphone dan tablet saat ini semakin populer dibanding PC.

Sementara jumlah silikon yang dipakai smartphone dan tablet lebih sedikit dibanding yang digunakan di PC. Karena itu, di masa depan permintaan semikonduktor dikhawatirkan bakal semakin menurun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Digitimes
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.