Kompas.com - 03/02/2014, 18:13 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat

Kala itu, Lenovo punya misi untuk menjadi produsen komputer pribadi terbesar di dunia. Suatu misi yang kala itu terdengar mustahil. Akan tetapi, delapan tahun kemudian, Lenovo berhasil membuktikan misinya menjadi "raja" dalam bisnis komputer pribadi.

Menurut data Gartner, Lenovo merupakan produsen komputer pribadi terbesar di dunia pada kuartal empat 2013, dengan pangsa pasar 18,1 persen dan total pengiriman 14.932.408 unit. Angka ini tumbuh 6,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012.

Sementara Hewlett-Packard (HP) berada di peringkat kedua dengan pangsa pasar 16,4 dan total pengririman 13.592.600 di kuartal empat 2013. Angka pertumbuhannya turun 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012.

CEO Google Larry Page, berpendapat, Lenovo memiliki keahlian dan rekam jejak yang baik untuk menjadikan Motorola sebagai pemain utama dalam ekosistem Android.

"Mereka memiliki banyak pengalaman dalam membuat perangkat keras, dan mereka memiliki jangkauan global. Selain itu, Lenovo bermaksud untuk menjaga identitas mereka yang berbeda dari Motorola, seperti yang mereka lakukan ketika mengakuisisi Thinkpad dari IBM pada 2005," tulis Page di blog resmi Google.

Lenovo ingin mengulangi sukses ThinkPad, tapi sekarang dalam ruang perangkat mobile melalui merek Motorola. Tak hanya ingin jago kandang di China, mereka menginginkan pasar yang lebih besar, bahkan berkuasa di tempat para kompetitornya lahir; Amerika Serikat.

"AS adalah pasar yang paling penting dalam ruang ponsel pintar. Dari hari pertama, ketika kami menargetkan bisnis ponsel pintar, kami pikir bahwa untuk menjadi pemain global, kami harus menang di AS," kata Jun.

Dan, untuk merealisasikannya, Lenovo menggunakan merek asal Amerika Serikat: Motorola.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Bloomberg


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.