Tiga "Kunci" Sudah Restui Akuisisi XL-Axis

Kompas.com - 05/02/2014, 17:00 WIB
President Direktur PT XL Axiata Tbk, Hasnul Suhaimi (Kiri) bersama dengan Chairman of the Board of Saudi Telecom Company, Mr. Abdulaziz A. Alsugair (Tengah), serta - Group CFO of Saudi Telecom Company, Mr. K. Ravi Kumar (Kanan), dalam penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement  - CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal), yang merupakan anak perusahaan STC, di Jakarta, 26 September 2013. Dok. XL AxiataPresident Direktur PT XL Axiata Tbk, Hasnul Suhaimi (Kiri) bersama dengan Chairman of the Board of Saudi Telecom Company, Mr. Abdulaziz A. Alsugair (Tengah), serta - Group CFO of Saudi Telecom Company, Mr. K. Ravi Kumar (Kanan), dalam penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement - CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal), yang merupakan anak perusahaan STC, di Jakarta, 26 September 2013.
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemegang saham XL Axiata menyetujui keputusan perusahaan untuk melakukan akuisisi dan merger dengan Axis Telekom Indonesia, setelah digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) XL di Jakarta, Rabu (5/2/2014).

Di hari yang sama, XL juga mengumumkan telah mendapatkan persetujuan dari dua regulator pasar modal yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelum restu dari tiga "kunci" tersebut, XL telah mendapat persetujuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi mengatakan, akuisisi dan merger XL dan Axis ini dapat mengatasi keterbatasan sumber daya yang kini dialami oleh perusahaan.

"Kami berharap XL akan mampu memberikan layanan yang lebih baik dan menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia. Momentum konsolidasi ini juga sangat penting untuk memperkuat industri telekomunikasi yang memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian nasional,” kata Presiden Direktur XL Axiata, Hasnul Suhaimi.

Dengan diperolehnya persetujuan dari pemegang saham serta regulator pasar modal hari ini, XL semakin dekat mewujudkan konsolidasi industri telekomunikasi di Indonesia.

XL menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan Saudi Telecom Company (STC) untuk mengakuisisi Axis pada September 2013 lalu, sebesar 865 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,9 triliun, dengan catatan buku Axis bersih dari utang dan posisi kas nol (cash free and debt free). Harga pembayaran akan digunakan untuk membayar nilai nominal saham Axis, serta membayar utang dan kewajiban Axis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sesuai dengan perjanjian, setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham dan regulator terkait, maka XL akan segera melakukan pembayaran kepada pemegang saham Axis.

Untuk membiayai transaksi ini, XL menggunakan kombinasi pinjaman yaitu dari pemegang saham Axiata asal Malaysia sebesar 500 juta dollar AS (sekitar 58%) dan pinjaman dari institusi finansial sebesar 365 juta dollar AS (42%).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.