Pabrik Foxconn di Jakarta Khusus Ponsel untuk Indonesia

Kompas.com - 11/02/2014, 13:25 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Indonesia memang menjadi prioritas utama investasi perusahaan teknologi Taiwan, Foxconn di tahun 2014. Kini, Foxconn diberitakan telah menandatangani surat pernyataan kehendak atau Letter of Intent untuk menanamkan modal sebesar 1 miliar dollar AS di Indonesia.

Perusahaan induk Foxconn yang berbasis di Taipei, Hon Hai Precision Industry mengatakan, investasi tersebut akan ditanamkan di propinsi DKI Jakarta yang dianggap memiliki infrastruktur yang mendukung dibanding daerah lain.

"Kami berencana untuk merinci detail tentang rencana investasi ini kepada warga Indonesia dan pemerintah Jakarta, dalam tiga bulan ke depan," ujar pernyataan resmi Hon Hai.

Proses investasi tersebut akan dilakukan hingga rentang waktu tiga tahun dengan fokus pada riset dan pengembangan, desain software elektronik, bisnis internet hingga pembuatan, dan perakitan produk elektronik.

Dikutip dari PC World (9/1/2014), Foxconn telah berencana melakukan investasi di Indonesia semenjak 2012 lalu. Namun berbeda dengan pabrik di negara-negara lain, pabrik Foxconn di Indonesia dibuat untuk memasok kebutuhan konsumen dalam negeri. Saat ini, penetrasi pengguna smartphone di Indonesia menurut riset yang dilakukan Nielsen masih tergolong rendah, yaitu sekitar 23 persen.

Sebelumnya diberitakan pada Desember 2013 lalu bahwa Foxconn telah menandatangani kontrak kerjasama dengan BlackBerry untuk memproduksi smartphone berbasis BlackBerry 10 di Indonesia. BlackBerry ingin memasarkan lebih banyak ponsel di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Selain smartphone dan tablet, Foxconn juga berencana memproduksi perangkat televisi. Untuk produk televisi ini, Foxconn dikabarkan telah menjalin kerja sama pemasaran dengan brand lokal. 

Langkah Hon Hai yang diambil untuk Foxconn dengan membangun pabrik di luar Taiwan adalah bagian dari rencana diversifikasi produk dan investasi. Di Taiwan, Foxconn telah memiliki pabrik yang luas yang memproduksi produk-produk Apple, Sony, dan Nokia.

Namun, menurut pejabat dalam Foxconn yang tidak mau disebut namanya, China daratan saat ini mulai kehilangan daya tariknya sebagai tempat pabrik-pabrik besar dengan tenaga kerja yang murah.

Foxconn sendiri saat ini memiliki 1 juta pekerja di China daratan. Hampir separuhnya bekerja di pabrik utama yang terletak di Shenzhen.

Sementara dikutip dari South China Morning Post (10/1/2014), Foxconn telah berencana menginvestasikan 40 juta dollar AS untuk membuat pabrik dan riset di AS. Saat ini group Foxconn telah memiliki fasilitas produksi di lebih dari 10 negara, termasuk di negara-negara berkembang seperti Vietnam, Brazil, dan Meksiko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber PC World
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.