Rakuten Beli Aplikasi Chat "Viber" Rp 10 Triliun

Kompas.com - 15/02/2014, 08:28 WIB
Pendiri dan CEO Viber Media, Talmon Marco Aditya Panji/KompasTeknoPendiri dan CEO Viber Media, Talmon Marco
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Perusahaan internet Rakuten asal Jepang, mengumumkan bahwa mereka mengakuisisi aplikasi pesan instan Viber yang berasal dari Siprus, Jumat (14/2/2014). Nilai akuisisi ini mencapai 900 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,7 triliun.

Nilai akuisisi tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah akuisisi yang pernah dilakukan Rakuten sebagai usaha untuk "menjadi perusahaan internet nomor 1 di dunia."

Viber didirikan pada 2010 oleh Talmon Marco. Perusahaan yang memiliki sekitar 30 karyawan ini, memiliki kantor pusat di Siprus dan kantor pengembangan di Belarusia.

Rakuten nampaknya akan memosisikan Viber untuk bersaing langsung dengan Line buatan Naver, yang juga berasal dari Jepang. Pada November 2013 lalu, Line mengumumkan bahwa layanannya digunakan oleh 300 juta pengguna terdaftar. Di 2014, mereka menargetkan dapat meraih 500 juta pengguna.

Seperti Line, layanan Viber dapat digunakan untuk mengirim pesan instan, melakukan panggilan telepon dengan jaringan internet, mengirim stiker dan membeli stiker.

Bedanya, Viber tidak menyediakan aplikasi game, suatu layanan yang menjadi kunci kesuksesan Line.

Di sinilah peran Rakuten akan dimainkan. CEO Rakuten Hiroshi Mikitani mengisyaratkan, bahwa game merupakan bagian dari rencana Rakuten untuk Viber.

"Saya sangat bersemangat untuk menyambut Viber dalam keluarga Rakuten. Viber memberikan kualitas tinggi yang konsisten dan pesan yang mudah serta menyediakan pengalaman VoIP. Selain itu, Viber telah memperkenalkan pasar stiker yang besar dan memiliki potensi luar biasa sebagai platform game," kata Mikitani, seperti dikutip dari TechCrunch.

Rakuten telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk memperbesar bisnis digitalnya. Selama dua tahun terakhir, Rakuten mengakuisisi platform e-reader Kobo sebesar 315 juta dollar AS, layanan video streaming Wuaki.tv asal Spanyol untuk nilai yang tidak disebutkan, serta platform video Viki yang diprediksi nilainya mencapai 200 juta dollar AS.

Selain itu, Rakuten juga menjadi investor yang memimpin pendanaan di Pinterest sebesar 1,5 miliar dollar AS pada Mei 2012. Mereka menyiapkan dana 10 juta dollar AS untuk berinvestasi di perusahaan rintisan ( startup) digital yang berada di kawasan Asia Tenggara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TechCrunch
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X