Daftar Maskapai yang Bolehkan Berponsel di Kabin

Kompas.com - 17/02/2014, 11:08 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com — Perangkat elektronik yang memancarkan sinyal elektromagnetik seperti ponsel atau smartphone memang masih menjadi momok di dunia penerbangan.

Banyak diskusi yang membahas tentang bahaya yang bisa ditimbulkan oleh perangkat tersebut saat digunakan di dalam pesawat.

Hingga kini, Federal Aviation Administration (FAA), lembaga yang berpengaruh di dunia penerbangan, memilih untuk melarang perangkat seperti smartphone untuk digunakan di dalam pesawat demi alasan keselamatan.

FAA beralasan, perangkat elektronik yang digunakan selama penerbangan tidak hanya bisa mengganggu sistem elektronik pesawat, tetapi juga bisa mengurangi situation awareness penumpang sendiri jika sewaktu-waktu terjadi bahaya.

Namun, dengan semakin pesatnya teknologi, sambungan telepon bisa dilakukan dari pesawat terbang melalui satelit dan jalur komunikasi terpisah dari sistem elektronik pesawat. Teknologi ini juga menjadi jualan maskapai penerbangan untuk menarik penumpang.

Beberapa maskapai pun ramai-ramai mengadopsi teknologi in-flight connectivity di dalam unit pesawatnya. Dengan teknologi ini, penumpang bahkan tidak hanya bisa menelepon dari pesawat, tetapi juga berselancar Internet.

Namun, untuk menyelenggarakan layanan in-flight connectivity tersebut, maskapai harus melewati proses sertifkasi yang ketat. Karena itu, belum banyak maskapai penerbangan yang memiliki layanan ini.

Beberapa maskapai telah lolos sertifikasi dan memungkinkan penumpangnya melakukan panggilan telepon dari dalam pesawat saat sedang terbang menjelajah. Seperti dikutip dari Total Blue Sky (12/2/2014), hingga akhir tahun 2013, berikut adalah beberapa maskapai tersebut.

Aer Lingus (Irlandia)
Aeroflot (Rusia)
Air France (Perancis)
All Nippon Airways (Jepang)
Azerbaijan Airlines (Azerbaijan)
British Airways (Inggris)
Cebu Pacific Air (Filipina)
Egyptair (Mesir)
Emirates (Uni Emirat Arab)
Etihad (Uni Emirat Arab)
Garuda Indonesia (Indonesia)
Hong Kong Airlines (Hongkong)
KLM (Belanda)
Lufthansa (Jerman)
Oman Air (Oman)
Philippine Airlines (Filipina)
Qantas (Australia)
Qatar Airways (Qatar)
Royal Jordanian (Yordania)
Saudi Arabian Airlines (Arab Saudi)
SAS (Denmark, Norwegia, Swedia)
Singapore Airlines (Singapura)
TAM Airlines (Brasil)
TAP Portugal (Portugal)
Transaero (Rusia)
Virgin Atlantic (Australia)

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua unit pesawat milik maskapai di atas mendukung panggilan telepon dan konektivitas internet, hanya dalam tipe atau jenis pesawat tertentu saja yang mereka miliki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.