Kompas.com - 18/02/2014, 08:08 WIB
Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini (kiri), usai menerima Piala Adipura Kencana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/3/2013). Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013 diperingati dengan pemberian penghargaan Adipura bagi kota/provinsi dan Kalpataru bagi individu yang peduli pada lingkungan hidup.  TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini (kiri), usai menerima Piala Adipura Kencana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/3/2013). Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2013 diperingati dengan pemberian penghargaan Adipura bagi kota/provinsi dan Kalpataru bagi individu yang peduli pada lingkungan hidup.
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam sepekan terakhir, beredar kabar bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana mundur dari jabatannya. Kabar ini mengundang reaksi pengguna media sosial yang menginginkan Bu Risma, begitu ia akrab disapa, untuk tetap memimpin Surabaya.

Di media sosial Change.org, terdapat tiga petisi digital yang menginginkan agar Risma mengurungkan niat untuk mundur. Salah satu petisi dibuat oleh koalisi Save Risma, dan dua petisi di antaranya dibuat warga Surabaya, dengan nama akun Fajar Eristyawan dan Widas Satyo.

Hingga Senin (17/2/2014) pukul 23.00 WIB, petisi yang dibuat koalisi Save Risma telah mendapat 749 dukungan.

Sementara itu, petisi yang dibuat Fajar Eristyawan mendapat 575 dukungan, dan 66 dukungan untuk petisi yang dibuat Widas Satyo. Setiap petisi digital yang ditandatangani oleh pendukung akan masuk ke e-mail pribadi Risma.

"Mari warga Surabaya kita tanda tangani dan sebarkan petisi ini agar Ibu Risma mendengar suara Anda dan mengurungkan niatnya untuk mundur sebagai Wali Kota Surabaya," tulis Fajar Eristyawan dalam permohonan petisinya.

"Petisi ini merupakan langkah awal dan sederhana kami, warga Surabaya khususnya, untuk memberikan dukungan moral kepada sosok pemimpin yang sudah berbuat banyak untuk kemajuan kota yang kami tinggali. Bu Risma sudah berbuat banyak untuk rakyatnya," tulis pembuat petisi lainnya, Widas Satyo.

Bukan hanya ramai dibicarakan di media sosial Change.org, Risma juga sempat menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan di Twitter. Setelah Risma menjadi bintang tamu dalam program bincang-bincang Mata Najwa pada 12 Februari 2014, kata kunci "Bu Risma" sempat menjadi trending topic kawasan Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak kabar rencana mundurnya Risma beredar, muncul gerakan di media sosial dengan tanda pagar #SaveRisma.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.