Flash Drive USB 3.0 Masih Tertinggal dari USB 2.0

Kompas.com - 20/02/2014, 16:24 WIB
Ilustrasi SlashGearIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Ilustrasi

KOMPAS.com - Lebih cepat ternyata belum tentu lebih baik, paling tidak dari segi penjualan. Itulah yang terjadi pada flash drive dengan teknologi USB 3.0 di Indonesia menurut SanDisk, salah satu pabrikan yang dikenal sebagai pemain besar di industri ini.

Idris Effendi, Country Manager SanDisk untuk Indonesia, mencatat bahwa penjualan flash drive USB 2.0 buatan perusahaannya masih lebih tinggi dibanding produk serupa yang memanfaatkan interface USB 3.0 yang jauh lebih kencang.

Kurangnya pengetahuan publik mengenai manfaat yang ditawarkan storage device USB 3.0 dituding sebagai penyebab dibalik masih tingginya permintaan atas media penyimpanan USB 2.0.

"Saya rasa karena kurang awareness. Banyak yang menganggap bahwa flash drive USB itu semuanya sama saja, padahal tidak. Persoalan edukasi pasar itu menjadi tantangan juga bagi SanDisk," ujar Idris saat ditemui usai acara peluncuran SanDisk Extrme Pro USB 3.0 di Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Idris tidak merinci berapa persisnya perbandingan volume penjualan flash drive USB 3.0 dan 2.0, tapi memastikan bahwa tipe dengan USB 2.0 memang masih lebih populer di pasaran. "Selain kurang pengetahuan, ada juga faktor harga," imbuhnya.

Dibanding USB 2.0, standar USB 3.0 memang menawarkan kelebihan besar dalam bentuk transfer data yang jauh lebih tinggi dibanding pendahulunya itu.

Secara teoritis, teknologi yang juga disebut "SuperSpeed USB" memiliki kecepatan transfer sebesar 5 Gbit per detik, lebih dari 10 kali kecepatan USB 2.0 yang mentok di angka 480 Gbit per detik. Port USB pada komputer atau perangkat eksternal yang mendukung USB 3.0 biasanya berwarna biru untuk membedakannya dari port USB 2.0 yang lebih lambat.

Saat ini hampir semua perangkat komputer telah menyediakan fasilitas port USB 3.0 yang pertama kali diperkenalkan pada 2008. Toh, selama lebih dari 5 tahun keberadaannya, rupanya sebagian besar konsumen masih belum familiar dengan teknologi yang satu ini.

SanDisk sendiri menyatakan bakal terus mengakomodir kebutuhan perangkat flash drive USB 2.0 selama masih ada permintaan. "Saya rasa tiap konsumen punya cara pandang berbeda. Ada yang ingin kapasitas tinggi tapi tak terlalu peduli kecepatan. Kami berusaha memenuhi itu saja," tandas Idris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.