WhatsApp Janjikan Telepon Gratis Hemat "Bandwidth"

Kompas.com - 25/02/2014, 09:55 WIB
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - CEO WhatsApp, Jan Koum di ajang Mobile World Congress dalam presentasinya Senin (24/2/2014) mengatakan bahwa layanan pesan instannya akan menyuguhkan layanan suara. Langkah tersebut diambil untuk bersaing dengan layanan messaginglain.

Saat ini, layanan messaging lain seperti BlackBerry Messenger (BBM), Line, dan Skype telah memberikan layanan suara dalam aplikasi pesan instan mereka. Karena itu, WhatsApp merasa perlu memberikan layanan yang serupa untuk menarik minat pengguna.

Menurut Koum, seperti dikutip dari Cnet (24/2/2014), fitur telepon gratis dalam WhatsApp direncanakan akan meluncur pada kuartal kedua 2014.

"Kami ingin agar orang-orang tetap bisa terhubung dengan teman dan orang kesayangan mereka dengan biaya yang murah," ujar Koum. "Karena itu kami akan membawa layanan pesan suara di WhatsApp, kuartal dua tahun ini," imbuhnya.

Lalu apa diferensiasi layanan suara yang akan ditawarkan WhatsApp? Koum menjawab bahwa WhatsApp akan menawarkan bandwidth sekecil mungkin untuk mengantarkan data suara ini. "Fokus kami adalah kesederhanaan," terang Koum.

Layanan WhatsApp Voice tersebut pertama-tama akan diperkenalkan di platform Android dan iPhone. Setelah itu, baru akan dibawa ke platform Windows Phone dan beberapa smartphone BlackBerry.

Dengan meluncurkan layanan suara, maka WhatsApp dianggap akan semakin mengancam keberadaan operator seluler. Perusahaan riset teknologi, Ovum, merinci bahwa operator global diprediksi merugi 23 miliar dollar AS dalam bisnis SMS pada akhir 2012, karena pengguna kini lebih memilih layanan pesan instan.

Setelah SMS, kini komunikasi suara juga bakal terancam, pasalnya layanan suara dalam aplikasi instant messaging akan menggantikan telepon. Data suara kini bisa dialirkan melalui internet, tak lagi melalui jalur pita frekuensi milik operator.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.